Jakarta -
Pada tanggal 16 Juni mendatang, umat muslim akan merayakan Tahun Baru Islam 1448 H. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama meluncurkan sejumlah program dalam menyambut Tahun Baru Hijriah, mulai dari lebaran yatim hingga bersih-bersih masjid.
Mengutip dari situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), program yang dikemas dalam Peaceful Muharam 1448 H ini dirancang untuk memperkuat kemaslahatan umat melalui pendekatan spiritual, sosial, kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Peluncuran program dilakukan dalam kegiatan Bimas Islam Talks: Peaceful Muharam 1448 H - Public Expose Kolaborasi Lembaga Filantropi Islam di Aula Utama Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (11/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tema "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat" dipilih untuk menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan perlu diwujudkan dalam aksi nyata yang menghadirkan kedamaian, kepedulian, dan pemberdayaan. Oleh karena itu, berbagai kegiatan dirancang menyasar beragam kelompok masyarakat, mulai dari generasi muda, keluarga, penyandang disabilitas, hingga komunitas masjid.
Berikut daftar program Peaceful Muharam 1448 H:
- Bimas Islam Talks
- Peringatan Tahun Baru Islam
- Muharaman Bersama Gen Z
- 100.000 Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama untuk Bangsa
- CFD Peaceful Muharam
- Lebaran Yatim dan Disabilitas
- Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo
- CFD SIGAP Mas
- Festival Muharam Internasional
- Indonesia Berkiblat
- MILFEST 1448 H
- RECONNECT
- Gerakan Bersih-Bersih Masjid
- Gerakan Nasional Hijrah dari Israf dan Tabdzir
- Halal Goes to Campus
- Halal Brands and Food Expo
Cara Ikut Nikah Massal di Jakarta
Ditjen Bimas Islam akan menggelar nikah massal sebagai rangkaian kegiatan menyambut tahun baru 1 Muharam 1448 H. Giat ini dikemas dalam Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo 2026 di Smesco Exhibition Hall.
Nikah Fest yang berlangsung pada 27-28 Juni 2026 mengusung konsep One Stop Nikah Solution. Giat ini menghadirkan berbagai layanan dan edukasi bagi calon pengantin, mulai dari ta'aruf session, bimbingan perkawinan, hingga wedding expo, dan termasuk juga nikah massal.
Pasangan calon pengantin yang berminat ikut nikah massal, bisa mendaftar melalui Kantor Urusan Agama (KUA) domisili masing-masing wilayah yang ada di DKI Jakarta. Pendaftaran dibuka hingga 23 Juni 2026. Peserta harus memenuhi persyaratan administrasi nikah, melaksanakan akad nikah di KUA wilayah DKI Jakarta, dan bersedia mengikuti ketentuan program.
Pasangan terpilih akan menjadi representatif pada puncak Nikah Fest 2026 di Smesco Exhibition Hall, 27 Juni 2026. Peserta akan memperoleh bantuan modal usaha sesuai ketentuan panitia pelaksana dan menjadi bagian dari Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Nikah).
(kny/zap)

















































