Tekan Pengangguran, Bripka Asep Bantu 130 Warga Ikut Kejar Paket A, B, C Gratis

2 hours ago 1

Jakarta -

Bripka Asep Wahyudi Saefullah memfasilitasi warga putus sekolah untuk mengikuti program kesetaraan pendidikan Paket A, B dan C di Kota Serang, Banten. Bhabinkamtibmas Kelurahan Drangong ini yakin cara menekan angka pengangguran salah satunya dengan kesetaraan pendidikan.

Siti Robiastuti menjadi salah satu warga penerima manfaat program kesetaraan pendidikan yang difasilitasi Bripka Asep. Dia mengusulkan Bripka Asep menjadi kandidat Hoegeng Awards 2026.

"Awalnya tahu dari RT bahwa beliau (Pak Asep) itu mengadakan program paket A, B dan C. Berhubung di saat itu saya juga butuh ijazah, karena dulu orang tua kita belum mampu menyekolahkan ke tingkat SMA," ujar Siti kepada detikcom, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siti mengikuti paket C gratis dari Bripka Asep pada tahun 2022. Sekarang dia menjadi tenaga ahli lepas di Polsek Taktakan.

"Alhamdulillah program itu sangat membantu kita karena tidak ada biaya sepeser pun. Beliau juga setelah kita lulus beliau nggak cuma untuk bisa mengejar paket saja. Beliau juga berusaha membantu kita untuk mendapatkan pekerjaan," cerita Siti.

Bripka Asep Wahyudi fasilitasi warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di  Kota SerangBripka Asep Wahyudi fasilitasi warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Serang (Foto: dok. Istimewa)

Staf Kelurahan Drangong, Ahmad Khujaji, memberikan kesaksian senada soal sosok Bripka Asep. Dia mengenal Asep sebagai sosok polisi yang ringan tangan membantu warga putus sekolah.

Dia menjelaskan Bripka Asep menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hingga pihak perusahaan untuk mengatasi masalah pengangguran. Khujaji menyebut Bripka Asep mendata semua masyarakat yang ingin melanjutkan sekolah lewat program paket.

"Programnya kan kaya PKBM, itu sangat membantu mengurangi pengangguran dan pendidikan masyarakat yang putus sekolah itu dimasukkan ke PKBM. Di masyarakat juga kan lumayanlah sudah terkenal sepak terjangnya beliau," kata Khujaji kepada detikcom.

Bripka Asep Wahyudi fasilitasi warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di  Kota SerangBripka Asep Wahyudi bersama warga yang bekerja di perusahaan di Kelurahan Drangong, Kota Serang. (Foto: dok. Istimewa)

Setelah warga tersebut mendapatkan ijazah, Bripka Asep memfasilitasi warganya agar tersambung dengan perusahaan. Khujaji menyebut semua bantuan tersebut gratis.

"Itu gratis, saya juga ada tetangga sebelah yang sudah mendapatkan hasilnya dan itu gratis. Alhamdulillah sudah meningkat perekonomiannya itu," tutur dia.

Hasilnya, warga yang telah lulus paket C kini sudah ada yang bekerja di kantor pemerintahan sebagai honorer. Ada juga yang sudah bekerja di perusahaan swasta.

"Ada yang (bekerja) di pemerintahan, ada yang di perusahaan di sekitar sini, dimasukkan Pak Bhabin juga, alhamdulillah sih bisa bekerja, di pemerintahan juga walaupun honorer. Membantu masyarakat bisa jadi ringan jadinya," terang Khujaji.

Pembukaan Lapangan Kerja Menekan Angka Premanisme

Bripka Asep menjadi Bhabinkamtibmas di Kelurahan Drangong sejak 2020. Dia mengaku prihatin dengan banyaknya pengangguran, hingga akhirnya menjadi tukang parkir kala itu.

"Banyak juga yang tidak ada aktivitas," kata Bripka Asep ketika dihubungi detikcom.

Bripka Asep kemudian bekerja sama dengan PKBM Al Firdaus di Kota Serang. Bripka Asep mendata pemuda-pemudi yang putus sekolah lewat perangkat RT, RW dan kelurahan untuk ikut program kesetaraan pendidikan paket A, B dan C.

"Jadi pemuda yang nganggur kita berdayakan untuk sekolah ngejar paket C. Setelah mendapatkan pendidikan kami bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang ada di Kelurahan Drangong membantu mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Ada yang jadi OB, ada yang lanjut ke kuliah juga ada. Yang paket B, lanjut ke sekolah pemerintah juga ada," jelas Asep.

Bripka Asep Wahyudi fasilitasi warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di  Kota SerangBripka Asep Wahyudi fasilitasi warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Serang (Foto: dok. Istimewa)

Hingga saat ini lebih dari 130 warga Kelurahan Drangong yang mengikuti program paket A, B dan C yang difasilitasinya. Sebagai putra daerah Kota Serang, Asep ingin warga binaannya hidup layak.

"Karena saya juga putra daerah di sini, tetangga yang ada di lingkungan kami di sini ada yang masih menganggur, yang masih sulit mendapatkan pekerjaan, sedangkan perusahaan banyak, ternyata kendalanya di masalah SDM," ucap dia.

Asep mengatakan program tersebut diikuti gratis bagi warga yang berusia di bawah 21 tahun. Sementara untuk warga di atas 21 tahun, akan mendapatkan subsidi.

"Kalau untuk pembiayaan kita menggunakan subsidi silang, jadi usia 21 ke bawah dia free karena dia mendapatkan bantuan dari Kemendikbud, kalau usia 21 ke atas kita menggunakan dana CSR dari perusahaan," ucap dia.

Selepas mendapatkan ijazah, warga juga dibantu Bripka Asep untuk mendapatkan pekerjaan. Asep menghubungi pihak perusahaan di Kelurahan Drangong agar merekrut warga sekitar sesuai dengan keahlian.

"Kalau terbantu kurang lebih 130-an, ada yang sudah jadi PPPK juga ada, di kelurahan ada, di Polsek juga ada. Alhamdulillahlah bisa bantu-bantu," jelasnya.

Kini Bripka Asep sedang mendirikan PKBM Sultan Taruna Al Bintani. Dia menyebut pusat kegiatan belajar masyarakat itu sudah ada gedung dan akta notaris, saat ini dalam proses pengajuan izin operasional.

"Jadi untuk keprihatinan kita juga ingin menuntaskan buta aksara di Kelurahan Drangong. Untuk pendirian pribadi, dari akta notaris, bangunan juga rumah sendiri. Kalau untuk notaris kurang lebih Rp 2,5 juta, kalau untuk rehab rumah, karena rumahnya tadinya agak rusak kurang lebih Rp 50 juta, minjam koperasi," ucap dia.

Bripka Asep Wahyudi fasilitasi warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di  Kota SerangPKBM yang didirikan oleh Bripka Asep Wahyudi untuk warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Serang (Foto: dok. Istimewa).

Sambil menunggu izin operasional PKBM tersebut, Bripka Asep menitipkan siswa untuk belajar di Sentra Kegiatan Belajar (SKB) Kota Serang. Pada tahun 2025, ada 6 warga Kelurahan Drangong yang belajar di SKB tersebut.

"Sementara ini masih bekerja sama dengan SKB Kota, Dinas Pendidikan, dan kita titipkan siswa di sana sebelum IUP-nya keluar, tinggal izin operasinya saja, kalau sudah keluar kita bisa mandiri," kata dia.

Atas kepeduliannya di bidang pendidikan dalam upaya mengatasi pengangguran, Bripka Asep mendapatkan penghargaan dari Kapolda Banten, Kapolresta Serang Kota hingga Korem 064/Maulana Yusuf .

"Kalau untuk piagam penghargaan dari Kapolda sudah ada 3, dari Danrem satu, tentang mengatasi premanisme dengan jalur pendidikan non-formal," pungkasnya.

Bripka Asep Wahyudi fasilitasi warga yang ingin mengikuti program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di  Kota SerangBripka Asep Wahyudi saat menerima penghargaan karena membuat program paket A, B, C untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Serang (Foto: dok. Istimewa).

(lir/aud)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |