Subuh Mencekam di Bekasi saat Diduga Rampok Serang Pasutri

8 hours ago 5
Jakarta -

Subuh mencekam di Bekasi saat diduga perampok menyerang pasangan suami istri (pasutri). Penghuni berinisial EU (65), yang merupakan sang suami, tewas di lokasi dan sang istri, P (60), mengalami luka berat.

Dirangkum detikcom, perampokan itu terjadi di rumah pasutri tersebut di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa terjadi Senin (2/3/2026).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan awal mula pasutri ditemukan tergeletak oleh anak perempuannya. Peristiwa itu terjadi pada pagi menjelang sahur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kamar sang anak diketahui berada di lantai dua rumah. Sedangkan kedua korban berada di lantai bawah. Biasanya, ada asisten rumah tangga (ART) yang tinggal, tapi saat kejadian sedang pulang.

Anak korban biasanya dibangunkan sahur oleh orang tuanya. Namun saat kejadian, dia tidak dibangunkan hingga pukul 04.00 WIB.

"Nah ketika dia bangun dia kaget, wah ini kan bentar lagi imsak, akhirnya dia turun. Ketika turun dia lihat kok nggak ada jawaban, lampu masih mati," ucapnya.

Saat itu, sang anak masih mendengar suara ibunya secara sekilas. Namun saat sang anak menghampiri, gagang pintunya sudah rusak dan tidak bisa dibuka.

"Akhirnya dia keluar minta tolong di warga. Warga nggak ada, kosong karena dini hari kan. Akhirnya teleponlah keluarganya, keluarganya datang. Nah kemudian dia bongkarlah jendela itu," bebernya.


Ada Luka Benda Tumpul di Kepala Pasutri

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Kedua korban yaitu EP (65) dan P (60) mengalami luka di kepala diduga berasal dari benda tumpul.

"Luka-luka benda tumpul semua di kepala, di kepala belakang. Tapi kami masih menunggu hasil resmi dari rumah sakit ya," kata Kompol Andi Muhammad Iqbal kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap identitas pelaku penyerangan dan perampokan itu.

"Iya masih lidik (diselidiki)," jelasnya.

Emas-Kunci Mobil Raib

Sejumlah barang milik korban juga dilaporkan raib. Barang-barang yang hilang mulai dari emas hingga kunci mobil.

"Barang yang hilang itu dari keterangan anak korban, gelang emas yang di tangan korban sama kunci mobil, dua kunci mobil. Selebihnya masih kami lakukan pendataan," kata Kompol Andi Muhammad Iqbal.

Saat ditemukan, sang suami sudah dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan sang istri dalam keadaan luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Bapaknya meninggal dunia di tempat. Ibu lagi dioperasi sampai sekarang, lagi dalam kondisi kritis," jelasnya.

(whn/fca)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |