⁠Si Billy Kambuhan Curi Duit Nenek Penjual Nasi Uduk di Bekasi

7 hours ago 3
Bekasi -

Ulah Toto Rusdianto alias Billy (46) yang mencuri duit nenek penjual nasi uduk di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) terungkap. Ternyata, Billy sudah dua kali mencuri dengan kedua korban merupakan nenek penjual nasi uduk.

Toto alias Billy ditangkap pada Jumat (20/2) pukul 05.40 WIB di Jalan Kramat Utara RT 01 RW 04, Kelurahan Kampung Tengah, Kramat Jati, Jaktim. Atas perbuatannya, Toto alias Billy dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

"Berkat analisis tajam terhadap bukti digital, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku dan mengendus titik persembunyiannya di wilayah Jakarta Timur," kata Kanit V Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana, Kamis (26/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencurian Pertama

Pencurian pertama terjadi di Jalan Sosial RT 02 RW 06, Kelurahan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Jumat (2/1) sekitar pukul 08.00 WIB. Pelaku mengambil tas korban berisi dompet dan uang sejumlah Rp 7,5 juta.

Polisi menangkap Toto alias Billy (46), pencuri nenek penjual nasi uduk di Kota Bekasi. Ternyata Billy juga pernah menjambret tas penjual nasi uduk lainnya. (dok Istimewa)Polisi menangkap Toto alias Billy (46), pencuri nenek penjual nasi uduk di Kota Bekasi. Ternyata Billy juga pernah menjambret tas penjual nasi uduk lainnya. (dok Istimewa)

Pelaku mengambil tas yang digantung di pagar di tempat berjualan dan menyembunyikannya di balik kaus. Namun, korban yang sadar uangnya dicuri sempat menghadang hingga tersungkur saat menahan motor pelaku.

"Saat pelaku hendak kabur naik motor, korban sempat menghadang dan memegang tangannya. Namun pelaku tancap gas, korban terjatuh, dan pelaku melarikan diri," AKP Arief Ryzki Wicaksana.

Anak korban melaporkan kasus itu ke Polsek Pondok Gede. Selang sebulan kemudian, Toto alias Billy kembali menargetkan penjual nasi uduk.

Pencurian Kedua

Pencurian kedua terjadi pada Selasa (17/2) pagi di Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi. Kasus yang menimpa nenek Atnah (65) itu menarik banyak simpatik publik.

Nenek Atnah mengaku tak bisa berjualan lagi. Sebab, uang hasil jualan nasi uduk dan lontong sayur telah hilang dicuri.

"Yang hilang duit modal sama keuntungan, sekarang tidak jualan lagi karena tidak ada modal," kata Atnah, Jumat (20/2).

Duit Rp 700 ribu yang dikumpulkannya perlahan demi perlahan telah hilang. Saat pelaku datang dan memesan nasi uduk, Nenek Atnah mengatakan saat itu dia tak menaruh curiga sama sekali.

Nenek Atnah langsung memenuhi pesanan empat bungkus nasi uduk seperti yang dipesan pelaku. Pelaku langsung mengambil semua uang nenek Atnah yang disimpan di kaleng biskuit.

"Saya lagi bungkusin, tidak lihat. Tahu-tahu itu orang langsung ambil uang saya. Pas saya cek, uang saya sudah tidak ada," ujar Atnah.

Nenek Atnah mencari penghasilan dengan menjual nasi uduk dan lontong sayur. Seorang diri, Nenek Atnah memasak sejak pukul 01.00 WIB dini hari di rumahnya di RT 04 RW 03 Kelurahan Jatiwarna.

Modus Serupa Pencurian Si Billy

Kanit V Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana, mengatakan pelaku akan berpura-pura memesan nasi uduk. Saat korban lengah, pelaku menggarong uang korban.

"Pelaku merupakan pencuri dengan modus memesan makanan nasi uduk dengan mengincar kaum rentan, yakni ibu-ibu atau nenek-nenek," kata Arief, Kamis (26/2).

Momen penjual menyiapkan pesanan dimanfaatkan pelaku untuk mencuri uang hasil dagangan milik korban. Toto ternyata sudah dua kali mencuri dengan kedua korban merupakan nenek penjual nasi uduk.

Duit Buat Biaya Kehidupan

Polisi mengungkap Toto Rusdianto alias Billy (46) menggunakan uang hasil curiannya dari nenek penjual nasi uduk di Kota Bekasi, Jawa Barat untuk kebutuhan hidup. Billy melakukan pencurian lantaran tak memiliki pekerjaan tetap.

"Untuk uang hasil curian dipakai oleh tersangka untuk kebutuhan sehari-hari karena yang bersangkutan tidak memiliki pekerjaan tetap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis (26/2).

Dalam menjalankan aksinya, Billy kerap menyasar kelompok rentan seperti orang lanjut usia (lansia). Sebab, menurut Billy, korban lebih mudah untuk dicuri.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan oleh penyidik, ditemukan fakta bahwa ada 2 TKP (tempat kejadian perkara) yang dilakukan oleh tersangka dengan korban sama-sama ibu penjual nasi uduk. Keduanya berada di daerah Pondok Gede, Kota Bekasi," bebernya.

(wnv/isa)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |