Seragam SMA Tertinggal Buntut Siswa Diinjak-injak Viral

5 hours ago 7
Kota Bogor -

Perundungan (bullying) di kalangan pelajar masih terjadi. Kasus terbaru terjadi di Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Seorang pelajar SMA menjadi korban pengeroyokan oleh pelajar lainnya. Korban yang telanjang dada ditendang sampai diinjak-injak oleh para perundung.

Perundungan itu dilakukan di gang sempit yang diapit tembok bangunan. Video penganiayaan itu direkam dan videonya viral di media sosial (medsos).

Sedikitnya ada lima pelajar SMA lain yang berdiri di kedua sisi dan bagian depan korban. Mereka terlihat menendang, mencambuk menggunakan ranting pohon, hingga menginjak-injak korban yang tengkurap.

Korban awalnya terlihat sempat diperintahkan untuk push up. Para pelaku lalu menginjak-injak korban di bagian pinggang, punggung hingga kepala, meski sudah mengerang kesakitan.

Tampak suasana di gang tersebut sepi, tak ada orang lain yang melintas. Namun akhirnya kasus itu diketahui warga yang langsung melaporkan ke kepolisian.

Polisi Usut Perundungan

Polisi mengusut kasus perundungan pelajar tersebut. Polisi menelusuri identitas korban dan pelaku.

"Kita sedang penyelidikan, siapa saja yang ada di dalam video itu, siapa korban dan pelakunya, masih dicari," kata Kapolsek Bogor Timur AKP Asep Sundana ketika dimintai konfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Asep mengatakan, peristiwa dalam video viral terjadi di Ciheulet, Kelurahan Baranangsiang, pada Rabu (3/6) siang. Perundungan itu diketahui warga yang mendengar suara keributan.

"Setelah ada informasi warga itu, dicek lah sama anggota. Ternyata yang orangnya itu sudah pada ngga ada, sudah bubar juga," imbuhnya.

Seragam Korban Jadi Petunjuk

Meski keributan itu tak ditemukan polisi saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), ada barang bukti yang menjadi petunjuk kasus tersebut. Polisi menemukan baju seragam sekolah diduga milik korban.

"Kita sudah ke lokasi. Itu kejadiannya siang di Ciheulet, di kawasan permukiman warga gitu. Nah di situ ada tertinggal baju seragamnya, diduga punya korban," kata AKP Asep.

Dari hasil penelusuran awal, seragam tersebut merupakan milik salah satu sekolah di Caringin, Kabupaten Bogor. Anggota Polsek Bogor Timur bergerak ke sekolah korban untuk mendalami kasus pengeroyokan ini.

"Dari seragamnya itu diketahui seragam SMA Alwatasi Caringin Kabupaten Bogor. Makanya dari situ ada petunjuk lah ya, dari seragam itu anggota penelusuran," kata Asep.

Pelaku Bullying Diamankan

Polisi mengamankan pelajar diduga terlibat perundungan di Baranangsiang, Kota Bogor. Polisi mengungkap pelaku dan korban saling kenal dan beberapa berasal dari satu sekolah yang sama.

"(Pelaku pengeroyokan) Sudah kita amankan, sekarang ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polresta Bogor Kota," kata AKP Asep.

Asep menyebut, ada tujuh pelajar termasuk korban yang diamankan. Polisi juga mengungkap bahwa seragam sekolah yang tertinggal di TKP bullying bukan punya korban ataupun pelaku.

"Jadi di dalam video itu ada tujuh orang, salah satunya korban. Iya (diamankan semua). Ada lima dari SMK Bina Warga (BW) dan 2 lagi dari SMK PGRI 2. Jadi korbannya ini sama-sama siswa SMK BW, cuma alamat rumahnya di Cigombong," kata Asep.

"Soal baju seragam (di TKP), ternyata setelah ditelusuri itu baju itu cuma diletakan saja, bukan punya korban atau pun pelaku. Iya, (korban dan pelaku) saling kenal," imbuhnya.

(jbr/mei)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |