Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi, Ini Rencana ESDM Soal Suplai Minyak RI

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz. Ini lebih cepat dari jadwal yang sebelumnya direncanakan.

Mengutip laman AS Axios, Kamis (18/6/2026), dua pejabat AS mengatakan dokumen telah ditandatangani secara elektronik dan kini resmi berlaku. Salah satu pejabat menyebut Presiden AS Donald Trump menandatangani langsung dokumen tersebut.

Menanggapi perihal akan dibukanya lagi Selat Hormuz, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa pemerintah tetap berencana untuk melanjutkan kontrak pembelian minyak mentah dengan Rusia dan beberapa negara lain, meskipun ada wacana pembukaan jalur pelayaran di selat Hormuz.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengungkapkan bahwa langkah ini dilakukan sebagaimana arahan dari presiden untuk memperkuat cadangan energi nasional.

Dwi Anggia menjelaskan bahwa kondisi di Timur Tengah masih sangat dinamis, meskipun ada rencana untuk pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Namun pemerintah berupaya terus menjaga ketahanan energi nasional.

"Presiden (Prabowo Subianto) sudah memberikan instruksi jelas melalui Keppres 26 Tahun 2026 tentang pengadaan BBM, ada Badan Usaha seperti Lemigas di antaranya yang juga diberikan kewenangan untuk melakukan impor dalam hal memperkuat ketahanan energi nasional kita," katanya, di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, dikutip Kamis (17/6/2026).

Untuk dia menegaskan bahwa pembelian minyak tetap dilakukan melalui banyak negara. "Jadi apapun upayanya, pembelian minyak tidak hanya dari Rusia, dari negara lain, kecuali Timur Tengah yang memang sekarang sedang berkonflik, pasti akan diupayakan," katanya.

Menurutnya diversifikasi suplai ini juga akan terus dilakukan seperti yang arahan yang diberikan Presiden. Dwi Anggia menyebut sumber minyak lain seperti di negara - negara lain seperti Nigeria, Angola, hingga Amerika Serikat.

"Darimana pun sumbernya pasti akan diupayakan agar bisa memperkuat kondisi stok energi nasional kita," katanya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |