Rumah Bos ChatGPT Ditembak Setelah Dilempari Bom Molotov

17 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Minggu lalu jadi waktu tersulit bagi Sam Altman. Rumah pemilik OpenAI itu baru saja dilempari bom molotov, hingga perusahaannya diancam dibakar.

Pelaku bernama Daniel Moreno-Gama berusia 20 tahun. Menurut pengaduan pidana, jaksa federal menudingnya membakar gerbang luar rumah Altman pada hari Jumat lalu, kemudian melarikan diri dengan berjalan kaki, dikutip dari BBC, Rabu (15/4/2026).

Selain itu, Moreno-Gama juga dituduh mencoba membakar kantor OpenAI yang berada di San Fransisco. Kejadian ini hanya berselang satu jam dari percobaan pembakaran rumah Altman.

Berdasarkan keterangan petugas keamanan di lokasi, pria itu mencoba menggunakan kursi untuk memukul pintu kaca gedung. Pihak berwenang juga telah menemukan bukti alat pembakar, yakni jerigen berisi minyak tanah dan korek api.

Sebenarnya pihak berwenang tidak memberikan informasi soal orang atau rumah korban. Namun juru bicara OpenAI mengonfirmasi kejadian itu di rumah Altman.

Kejahatan ini dikaitkan soal masalah yang ditimbulkan AI. Kabarnya Moreno-Gama membawa dokumen terkait potensi risiko AI pada umat manusia.

Judul dokumen itu juga merujuk pada kepunahan umat manusia yang akan segera terjadi. Dokumen itu juga menyertakan nama dan alamat anggota dewan, CEO dan investor pada beberapa perusahaan AI.

Mengutip The Standard, Altman kembali menjadi serangan kedua pada hari Minggu pagi. Pelaku kejadian dua hari setelah serangan pertama adalah Amanda Tom (25) dan Muhammad Tarik Hussein (23).

Dilaporkan bahwa sebuah mobil berisi dua orang itu berhenti di depan kediaman Altman. Kemudian terdengar suara tembakan, dengan seseorang yang berada di kursi penumpang mengeluarkan tangannya dari jendela seperti menembakkan satu peluru ke arah rumah di sisi Lombard Street.

Para pelaku melarikan diri. Namun pelat nomor mobil berhasil direkam dan melakukan penangkapan.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |