RS Tiba-Tiba Terbakar karena Korsleting Listrik, 10 Pasien Tewas

3 hours ago 3
Sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di unit perawatan trauma sebuah rumah sakit di negara bagian Odisha, India timur, Senin (16/3/2026). (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di unit perawatan trauma sebuah rumah sakit di negara bagian Odisha, India timur, Senin (16/3/2026). Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan di dalam rumah sakit saat api muncul pada dini hari. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di unit perawatan trauma sebuah rumah sakit di negara bagian Odisha, India timur, Senin (16/3/2026). (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Kepala Menteri Odisha, Mohan Charan Majhi, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di pusat trauma. Ia menyampaikan hal itu kepada wartawan setelah mengunjungi rumah sakit tempat kejadian. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di unit perawatan trauma sebuah rumah sakit di negara bagian Odisha, India timur, Senin (16/3/2026). (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Saat kebakaran terjadi, sedikitnya 23 pasien sedang dirawat di unit perawatan intensif. Petugas medis kemudian berupaya memindahkan pasien ke area yang lebih aman untuk menghindari kobaran api. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di unit perawatan trauma sebuah rumah sakit di negara bagian Odisha, India timur, Senin (16/3/2026). (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Namun, dalam proses evakuasi tersebut, 10 pasien dilaporkan meninggal dunia. Selain korban tewas, lima orang lainnya mengalami luka kritis, meski belum dipastikan apakah luka tersebut akibat kebakaran atau kondisi medis sebelumnya. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Sedikitnya 10 orang tewas dalam kebakaran yang terjadi di unit perawatan trauma sebuah rumah sakit di negara bagian Odisha, India timur, Senin (16/3/2026). (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Majhi menyatakan para tenaga medis dan petugas keamanan mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan para pasien. Beberapa di antara mereka juga mengalami luka-luka saat proses penyelamatan dan kini sedang menjalani perawatan. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |