Redam Tawuran Remaja, Arena Tinju Dibangun di Kolong Flyover Pasar Rebo

4 hours ago 1
Jakarta -

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) membangun arena tinju di kolong jembatan layang (flyover) Pasar Rebo. Arena itu dibangun agar generasi muda menyalurkan energi ke olahraga dan menjauhi tawuran.

"Kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi arena tinju yang diharapkan menjadi tempat bagi anak-anak dan remaja menyalurkan bakat sekaligus energi mereka ke arah positif dibandingkan tawuran," kata Wali Kota Jaktim, Munjirin, dilansir Antara, Kamis (7/5/2026).

Sasana tinju yang berada di kolong flyover Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, itu diharapkan bisa menjadi wadah dan ruang publik untuk mencegah tawuran di kalangan remaja. Selain sasana tinju, arena papan luncur (skateboard) dibangun di kolong flyover Pasar Rebo.

Sarana aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja, ini rencananya diresmikan pada 12 Mei nanti.

Arena Tinju dan Skateboard untuk Redam Tawuran

Sementara itu, Camat Ciracas Panangaran Ritonga mengatakan penataan kawasan tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Jakarta Timur agar area kolong flyover Pasar Rebo menjadi lebih rapi, nyaman, dan layak digunakan masyarakat.

Sebanyak 100 personel gabungan melakukan penataan ulang kolong Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur. Penataan ini bertujuan menjadikan area tersebut lebih rapi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik yang nyaman dan produktif bagi masyarakat.Arena itu dibangun agar generasi muda menyalurkan energi ke olahraga dan menjauhi tawuran. (dok Pemkot Jaktim)

"Pertama, Pak Wali Kota meminta kepada kita untuk melakukan kegiatan merapikan kawasan sekitar kolong flyover Pasar Rebo ini yang masuk wilayah Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas," ujar Ritonga.

"Ada kegiatan tinju, ring tinju, yang nanti harapannya akan diresmikan langsung oleh Pak Gubernur. Kita tentu ingin menyambut kehadiran beliau dengan kondisi wilayah yang lebih rapi dan pantas," katanya.

Dia menjelaskan proses penataan dilakukan dengan pengecatan ulang sejumlah fasilitas dan area sekitar karena kondisi sebelumnya terlihat kusam akibat debu dan cat yang sudah memudar.

"Kondisinya memang karena debu, cat lama juga sudah pudar, sehingga kita lakukan pengecatan kembali supaya lebih bersih dan menarik," ucap Ritonga.

Dia berharap, keberadaan sasana tinju tersebut dapat menjadi solusi untuk mengurangi aksi tawuran yang kerap melibatkan remaja. Fasilitas olahraga seperti ini juga bisa menjadi wadah positif untuk mengarahkan energi anak muda.

"Daripada tawuran, lebih baik energi mereka disalurkan di arena olahraga. Jadi area ini menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas sekaligus menyalurkan hobi dan bakatnya," jelasnya.

Sebanyak 100 personel gabungan melakukan penataan ulang kolong Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur. Penataan ini bertujuan menjadikan area tersebut lebih rapi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik yang nyaman dan produktif bagi masyarakat.Selain sasana tinju, arena papan luncur (skateboard) juga dibangun di kolong flyover Pasar Rebo. (dok BeritaJakarta)

Soal Pengelola Arena

Dalam pengelolaannya, pihak kecamatan akan melibatkan unsur wilayah seperti RT, RW, dan LMK sebagai pengawas. Sedangkan penanggung jawab utama berada di tingkat kelurahan. Nantinya, pengelolaan arena dilakukan pihak yang mengatur jadwal penggunaan, kegiatan latihan hingga pertandingan.

"Kita akan kukuhkan kepengurusannya supaya keberlanjutan pengelolaan sarana prasarana ini lebih terjamin. Jadi tidak siapa saja bebas bermain, tetapi ada pengelola yang mengatur jadwal bertanding maupun olahraga," kata Ritonga.

Masing-masing cabang olahraga nantinya akan memiliki perwakilan pengurus agar seluruh kegiatan tetap terkoordinasi dengan lingkungan sekitar, termasuk jika ada agenda yang membutuhkan izin keramaian dari kepolisian. Pemerintah juga berharap kawasan kolong flyover Pasar Rebo tetap terjaga kebersihan dan keindahannya sehingga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

"Kita berharap sasana tinju dan skateboard ini bisa mengolahragakan masyarakat. Syukur-syukur nantinya muncul atlet yang bisa sampai tingkat nasional bahkan internasional dan mengharumkan nama Indonesia," ucap Ritonga.

(jbr/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |