Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melayat ke rumah korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur, Nuryati (62). Rano memastikan Pemprov DKI Jakarta akan memberikan bantuan ke keluarga almarhum Nuryati.
"Insyaallah pasti. Ini sudah berjalan kalau di DKI itu, apalagi beliau ini kan juga Dasawisma, rajin Jumantik. Nah, itu udah bagian yang memang keluarga dari kita lah, dari komponen pegawai di Pemprov DKI. Tadi Baznas juga memberikan bantuan lah itu sudah, apa ya bahasanya, bukan automatic ya, tapi ya kalau memang ada seperti ini pasti kita akan memberikan bantuan," kata Rano Karno setelah melayat di kediaman rumah Nuryati, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).
Rano mengatakan bantuan akan diberikan hingga proses pemakaman Nuryati. Dia menyampaikan dukacita atas peristiwa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua insyaallah di sini ada Dinas Pemakaman, semua udah dibantu, makanya insyaallah nanti habis zuhur langsung dibawa dulu ke masjid disalatkan setelah itu langsung dibawa ke Bivak," ujarnya.
Rano mengatakan harus dilakukan evaluasi imbas peristiwa kecelakaan ini. Dia mengaku bingung membayangkan kerasnya benturan saat tabrakan kereta tersebut.
"Ya sekali lagi inilah musibah yang memang tidak bisa kita hindari tapi mudah-mudahan bisa harus segera dievaluasi. Karena kalau kita lihat runtunan kejadiannya yaitu ada sebuah taksi yang mogok di atas jalur kan, kemudian terjadilah benturan," kata Rano.
"Nah setelah itu memang ya agak terkejut saya juga melihat situasi apa ya, gerbong perempuan hancur ya. Itu bingung saya bagaimana caranya, berarti kan keras, sangat keras sekali. Nah jadi sekali lagi ini menjadi bagian kita juga mengevaluasi," imbuhnya.
Sebagai informasi, korban tewas kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84 orang korban yang terluka.
"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4).
Peristiwa Kecelakaan
Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi, suasana di Stasiun Bekasi Timur tampak mencekam dan dipenuhi penumpang. Aksi heroik terlihat saat sesama penumpang bahu-membahu mengevakuasi korban di area peron.
Beberapa penumpang tampak tergeletak lemas dan terduduk di peron dalam kondisi syok setelah benturan keras terjadi. Sejumlah orang juga terlihat mengalami luka di kepala dan berusaha melakukan pertolongan pertama secara mandiri.
Kondisi rangkaian KRL yang tertabrak masih tertahan di sisi peron dengan pintu terbuka, namun seluruh lampu di dalam gerbong sudah padam total.
Dalam potongan video lainnya, terlihat kerusakan parah pada salah satu rangkaian KRL Commuter Line yang ringsek setelah dihantam KA jarak jauh. Di dalam gerbong yang gelap gulita, kepanikan pecah saat sejumlah penumpang masih terjebak di dalamnya.
Suara teriakan histeris penumpang terdengar jelas dalam kegelapan gerbong, sementara beberapa orang lainnya berupaya mencari jalan keluar di tengah kondisi kereta yang mati lampu.
Simak Video 'Jenguk Korban Tabrakan Kereta, Prabowo Sampaikan Belasungkawa':
(rdp/rdp)


















































