Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, terutama dari sisi lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.
Purbaya pun menghitung MBG diperkirakan bisa menyerap hingga 1 juta tenaga kerja. Dengan asumsi ini, maka sumbangan terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai 2%.
Hitungan ini mengacu pada hitungan teknis Badan Pusat Statistik (BPS), yakni setiap pertumbuhan ekonomi 1% dapat menyerap sekitar 450 ribu tenaga kerja.
"Input segini, growth-nya segini, tenaga kerjanya berapa? Kalau nggak salah angka yang terakhir yang saya tahu, 1% itu 450 ribu lapangan kerja. Berarti kalau 1 juta, 2% lebih sedikit. Kira-kira itu dari MBG saja," katanya dalam diskusi media di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2026).
Jika dihitung ulang, Purbaya melihat kemungkinan serapan tenaga kerja baru dari MBG tidak akan sampai maksimal 2%, karena ada kemungkinan pekerjanya 'shifting' atau pergeseran dari sektor lain. Namun, dia yakin kontribusinya tetap signifikan.
"Tapi kan nanti ada juga orang yang pindah ke situ kan, itu jadi pengurang, jadi nggak penuh 2%, tapi karena ada yang pindah ke situ dari tempat lain, pindah sebelumnya ke tempat lain, dihitung PDB tempat lain, sekarang ke MBG," ujar Purbaya.
Dia bersikukuh dampak MBG ke pertumbuhan ekonomi RI bisa mencapai 1% lebih, secara bersih.
"Saya pikir 1% lebih kelihatan dampaknya, kalau dijalankan dengan baik. Net ya, net ya. Bukan gross kayak tadi," tegas Purbaya.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]


















































