Mereka mendirikan tenda dan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memproduksi garam.
Puluhan pekerja memanen garam dari sumur air asin di gurun Sabkhat al-Muh, wilayah Palmyra, Suriah, dengan bekerja di bawah terik matahari demi upah yang tergolong kecil. (REUTERS/Karam al-Masri)
Sabkhat al-Muh adalah danau air asin musiman di Gurun Suriah yang menarik minat para pekerja untuk mengambil garam dari dataran garamnya dan mengangkutnya ke kawasan industri di Palmyra. (REUTERS/Karam al-Masri)
Setiap tahun, mulai dari musim semi hingga datangnya hujan sekitar bulan November, para pekerja beserta keluarga mereka pindah ke kawasan gersang tersebut; mereka mendirikan tenda dan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memproduksi garam. (REUTERS/Karam al-Masri)
Hassan Abboush, seorang pekerja pemanen garam yang pindah ke gurun tersebut bersama keluarganya pada bulan Maret, mengatakan bahwa ia tidak memiliki sumber penghasilan lain untuk menopang kebutuhan keluarganya. (REUTERS/Karam al-Masri)


















































