Jakarta, CNBC Indonesia -Dalam kondisi normal sektor manufaktur itu ibarat jantung bagi ekonomi. Dia memompa produksi, menyerap tenaga kerja dan menjaga aliran perdagangan tetap hidup. Namun hari ini, meski detak jantung itu masih terdengar, tapi iramanya mulai melambat.
Data terbaru menunjukkan aktivitas manufaktur Indonesia mulai tertekan dan salah satu pemicu utamanya adalah konflik global khususnya di timur tengah
Selengkapnya dalam program Big Stories CNBC Indonesia berikut ini.
Add
source on Google


















































