Jakarta, CNBC Indonesia - Tugas berat menanti bos baru Apple, John Ternus. Ia diwarisi perusahaan dengan nilai kapitalisasi terbesar kedua di dunia berkat kerja keras pendahulunya, Tim Cook.
Tim Cook menjadi CEO Apple selama 15 tahun, menggantikan mendiang Steve Jobs pada 24 Agustus 2011. Di tangan Tim Cook, nilai Apple meningkat berkali-kali lipat.
Sebelumnya, Apple 'hanya' bernilai US$350 miliar(Rp6.200 triliun). Kemudian melonjak menjadi US$4,6 triliun (Rp 81.700 triliun) di bawah kepemimpinan Tim Cook. Apple berubah menjadi ekosistem produk yang kaya, bukan hanya berjualan iPhone dan Mac, tetapi juga merambah ke smartwatch, AirPods, hingga layanan keuangan.
Bahkan, pergerakan saham Apple selama Cook memimpin juga tercatat luar biasa. Saham perusahaan melonjak hingga 2.736%, serta mencatatkan kenaikan 769% untuk Indeks S&P 500 (termasuk dividen) dan Indeks Nasdaq 100.
"Steve Jobs meninggalkan warisan yang sangat besar, namun Cook juga meninggalkan warisan yang besar, meski jenisnya berbeda, mengingat pendekatan yang berbeda saat mengembangkan mesin pertumbuhan perusahaan," kata Kepala Investasi SWBC, Chris Brigati, dikutip dari Yahoo Finance, Rabu (2/9/2026).
Brigati lanjut memuji Cook yang disebut melakukan hal luar biasa selama menjadi CEO. Pemegang saham pun mendapatkan manfaat lebih dari yang diperkirakan selama 15 tahun terakhir.
Mengenai Ternus, dia menyarankan agar sebaiknya mengambil pendekatan yang memadukan gaya Jobs dan Cook. Jobs memimpin dengan inovasi dan pertumbuhan luar biasa, yang kemudian diteruskan dengan kepemimpinan Cook yang stabil dan positif.
Direktur Pelaksana dan Manajer Portofolio di Jensen Investment Management, Allen Bond, mengatakan Cook merupakan sosok yang tenang dan cakap saat memimpin perusahaan, terutama di tengah lanskap teknologi yang mengalami perubahan besar.
"Bukan hanya dalam jangka waktu yang lama, namun dalam periode selama perubahan besar dalam lanskap teknologi," ia menjelaskan.
Wamsi Mohan selaku analis Bank of America mengungkapkan kapitalisasi pasar Apple bertumbuh selama kepemimpinan Cook sekitar US$32 juta (Rp568,6miliar) per jam. Apple juga telah menjadi perusahaan pertama dengan nilai pasar lebih dari US$3 triliun (Rp 53.300 triliun), serta berulang kali menyandang status sebagai perusahaan terbesar di dunia.
Penjualan Apple selama kepemimpinan Cook juga tercatat luar biasa. Pada 2012, penjualan tercatat sebesar US$157 miliar (Rp2.789triliun), dan diperkirakan akan mencapai US$477 miliar (Rp 8.475 triliun) pada tahun fiskal Apple 2026 yang berakhir pada akhir September mendatang.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
















































