Penjual Motor Bodong di Jaksel Dibekuk, Modusnya Ngaku Karyawan Stasiun TV

7 hours ago 3

Jakarta -

Polisi membongkar kasus jual beli motor bodong di wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (Jaksel). Pelaku penipuan pria berinisial TL (34) diringkus polisi.

"Polsek Mampang telah melakukan penangkapan dugaan tindak pidana penipuan dan juga pemalsuan surat," kata Kapolsek Mampang Prapatan, AKP Dian Purnomo, kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).

Kasus diungkap pada Senin (6/4) sore setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat. Pihak kepolisian selanjutnya melakukan penyamaran (undercover buying) dan menangkap pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah dilakukan pemesanan, menyambung komunikasi lewat WhatsApp (WA) dan janjian di TKP. Setelah janjian di TKP, saat penyerahan uang, langsung kita amankan pelaku dan juga barang bukti ke Polsek Mampang untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.

Ngaku Orang TV dan Palsukan Dokumen

Pelaku berpura-pura sebagai karyawan salah satu stasiun televisi (TV) agar korban percaya. Pelaku juga memalsukan dokumen kendaraan yang hendak dijual kepada korban.

"Dia menggunakan seragam salah satu stasiun TV swasta untuk meyakinkan korban bahwasanya dia adalah bukan pelaku kriminal," kata dia.

"Selanjutnya, dia menggunakan modus jual beli motor ini dilengkapi dengan surat-surat asli. Namun, berdasarkan interogasi dan hasil pengecekan serta analisa kami, ditemukan bahwasanya dokumen surat-surat motornya diduga palsu," imbuhnya.

Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan, termasuk menyelidiki pihak lain yang terlibat. Polisi mengamankan satu motor Yamaha NMax, satu unit ponsel hingga uang tunai Rp 2,4 juta.

Pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia dijerat dengan Pasal 492 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda kategori 5, serta Pasal 392 KUHP dengan ancaman 8 tahun penjara.

Tonton juga video "Makin Banyak Motor Tanpa Pelat Nomer Belakang!"

(wnv/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |