Kekeringan di Lebak memaksa warga mengandalkan Sungai Ciberang untuk kebutuhan sehari-hari, BPBD mencatat 109 desa rawan kekeringan.
Warga beraktivitas pada aliran Sungai Ciberang di Kampung Somang, Lebak, Banten, Kamis (30/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kekeringan yang terjadi sejak dua bulan terakhir di kawasan Lebak, Banten, membuat warga terpaksa memanfaatkan aliran Sungai Ciberang untuk kebutuhan sehari-hari. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Warga memanfaatkan aliran Sungai Ciberang lantaran aliran air sumur ke rumah mereka terhenti selama musim kemarau. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pantauan di lokasi, warga silih berganti berdatangan ke Sungai Ciberang untuk kebutuhan minum, mandi, dan mencuci. Warga juga tampak memanfaatkan aliran sungai tersebut untuk mencuci motor. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Menurut salah satu warga yang beraktivitas di kawasan tersebut, tinggi muka air pada aliran Sungai Ciberang menyusut kurang dari 1 meter dari yang sebelumnya lebih dari 2 meter. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
"Sudah hampir tiga bulan tidak turun hujan" ucap warga lainnya kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Berdasarkan data BPBD Banten, sebanyak 109 desa di Kabupaten Lebak masuk dalam kategori daerah rawan kekeringan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)


















































