Pemprov Lampung Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Partisipasi

6 hours ago 5

Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Hal itu sebagai langkah strategis untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan mutakhir guna memperkuat perencanaan pembangunan daerah.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pembangunan yang berkualitas harus diawali dengan ketersediaan data yang valid.

Oleh karena itu, Pemprov Lampung memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan agenda nasional yang diselenggarakan setiap 10 tahun tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sadari bersama bahwa pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran berawal dari data yang akurat. Tanpa data yang lengkap dan benar, sulit bagi kita mengambil keputusan ataupun menyusun kebijakan yang tepat sasaran," ujar Rahmat, dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).

Dukungan tersebut ditegaskan Rahmat dalam Apel Siaga dan Penguatan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Rahmat, SE 2026 memiliki peran yang sangat penting dalam memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Rahmat menilai Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, hingga jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Menurut Rahmat, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya melalui terciptanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan, serta semakin kuatnya usaha rakyat.

Untuk itu, Rahmat mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sensus agar seluruh potensi ekonomi Lampung dapat terdokumentasi secara utuh.

Pada kesempatan tersebut, Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas lapangan yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan SE 2026.

Rahmat berpesan agar seluruh petugas menjalankan tugas dengan profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada masyarakat.

Selain mengikuti Apel Siaga, Rahmat turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) RI, di antaranya jalan sehat bersama dan meninjau kegiatan donor darah.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi upaya Pemprov Lampung yang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Amalia, sensus ekonomi merupakan instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah.

Amalia mengibaratkan sensus sebagai medical check-up atau rekam medis perekonomian yang akan menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan investasi, dan pemberdayaan dunia usaha.

Amalia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan data yang benar karena setiap informasi yang dihimpun akan menjadi fondasi penting dalam merancang kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Amalia turut memberikan motivasi kepada 8.619 petugas SE 2026 yang akan bertugas di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Amalia menyebut para petugas sebagai 'pejuang data' yang memegang peran penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan sensus.

Melalui sinergi antara pemerintah, BPS, masyarakat, dan seluruh petugas lapangan, pelaksanaan SE 2026 diharapkan mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sebagai pijakan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi Lampung yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |