Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Dunia Menguat Pagi Ini

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu (4/2/2026) pagi waktu Indonesia, melanjutkan tren penguatan dua hari beruntun. Pasar masih dibayangi kekhawatiran meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, terutama di jalur pelayaran strategis global.

Berdasarkan Refinitiv, per pukul 10.25 WIB, harga minyak mentah Brent tercatat di level US$67,86 per barel, naik dibandingkan posisi sehari sebelumnya di US$67,33 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat ke US$63,78 per barel, dari US$63,21 per barel pada perdagangan Selasa.

Penguatan harga minyak didorong oleh meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Sejumlah insiden keamanan di sekitar Laut Arab dan Selat Hormuz memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi ekspor minyak global, khususnya dari negara-negara produsen utama di kawasan Teluk ke pasar Asia.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh dinamika geopolitik yang belum mereda, termasuk ketidakpastian hubungan Amerika Serikat dan Iran, serta konflik Rusia-Ukraina yang masih berlanjut. Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung memasang premi risiko terhadap harga minyak, meskipun permintaan global belum sepenuhnya pulih kuat.

Dari sisi fundamental, pasar juga menanti rilis data resmi persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Sebelumnya, indikasi penurunan tajam stok minyak mentah memicu ekspektasi pasokan yang lebih ketat dalam jangka pendek, sehingga turut menopang harga.

 Brent dan WTI masih menunjukkan kecenderungan rebound setelah tekanan pada akhir Januari lalu. Sepanjang Januari 2026, harga Brent sempat turun dari area US$70 per barel sebelum kembali stabil di kisaran US$67-68 per barel, sementara WTI bergerak konsolidatif di rentang US$60-64 per barel.

CNBC INDONESIA RESEARCH 

(emb/emb)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |