Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBN) untuk memperkuat daya saing manufaktur Indonesia di tengah persaingan global. Strategi tersebut bukan hanya berfokus pada peningkatan investasi dan ekspor, tetapi juga memperkuat kerja sama internasional.
Pemerintah menegaskan kerja sama internasional tidak akan berhenti pada forum bisnis semata, tetapi akan terus dikawal agar menghasilkan proyek nyata bagi pelaku industri nasional.
"Pemerintah akan terus melakukan tindak lanjut melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional yang menempatkan kerja sama internasional sebagai instrumen penting dalam memperkuat daya saing industri nasional," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Economic Update, Jumat (26/6/2026).
Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan industri dalam negeri melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI). Standardisasi tidak hanya berfungsi menjamin kualitas produk, tetapi juga menjaga daya saing industri nasional menghadapi derasnya arus barang impor.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam Economic Update 2026. (CNBC Indonesia) Foto: CNBC Indonesia
"SNI pada dasarnya merupakan instrumen negara untuk memastikan seluruh produk memenuhi aspek keselamatan, kesehatan, dan keamanan. Itulah esensi utama dari standardisasi," katanya.
Agus mengungkapkan pemerintah mempelajari berbagai kebijakan negara-negara pesaing yang menggunakan sistem standardisasi untuk pengendalian impor. Pengalaman tersebut menjadi masukan penting agar Indonesia mampu melindungi industri nasional.
"Banyak negara kompetitor menggunakan kebijakan standardisasi bukan hanya untuk menjamin kualitas produk, tetapi juga mengatur masuknya barang impor ke negara mereka. Itu menjadi pelajaran yang harus kita pahami dalam memperkuat industri nasional," ujarnya.
Agus menegaskan pemerintah akan hadir sebagai fasilitator bagi dunia usaha melalui penyelesaian berbagai hambatan. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha mampu mempercepat transformasi industri nasional sehingga Indonesia semakin kompetitif di pasar global.
"Tugas pemerintah adalah memfasilitasi pelaku usaha agar bisa bertransformasi menjadi industri yang lebih maju, berteknologi tinggi, menghasilkan produk hijau, dan memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar internasional," ujar Agus.
(fys/wur)
Addsource on Google


















































