Menilik Ruangan Ditemukan Senjata di Sekolah Swasta Jaksel, Kini Digaris Polisi

4 hours ago 1

Jakarta -

Sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan dihebohkan karena ditemukan 995 senjata airsoft gun hingga narkoba. Kini ruangan yang menjadi lokasi penemuan barang-barang tersebut digaris polisi.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (7/8/2026) ada dua ruangan yang disterilkan dari aktivitas sekolah. Satu ruangan digaris polisi tepat di depan pintu.

Ruangan yang digaris polisi adalah ruangan eks Kepala Yayasan. Sedangkan satu ruangan lain merupakan ruangan kelas yang dijadikan gudang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ruangan mantan Kepala Yayasan ditemukannya senjata di sekolah swasta Jaksel. (Taufiq/detikcom)Foto: Ruangan mantan Kepala Yayasan ditemukannya senjata di sekolah swasta Jaksel. (Taufiq/detikcom)

Ruang gudang itu ditutup menggunakan spanduk berwarna putih. Jaraknya dengan ruangan eks Kepala Yayasan sekitar 50 meter.

Kedua ruangan itu berada di lantai dasar. Adapun bunker di sekolah tersebut berada di bawah ruangan eks Ketua Yayasan, yang mana di sana juga terdapat basement.

Kuasa Hukum Yayasan Hermawanto mengatakan, semua temuan di ruangan tersebut telah diserahkan semua ke polisi. Pihaknya menanti tindak lanjut dari polisi.

"Berkaitan dengan temuan-temuan senjata, kami perlu tegaskan bahwa semua hal sudah diserahkan kepada pihak kepolisian. Gitu, ya. Sudah diserahkan kepada pihak polisi dan kami tinggal menunggu bagaimana tindak lanjutnya pihak kepolisian," kata Hermawanto di lokasi.

Dia menambahkan, Yayasan meminta polisi melakukan sterilisasi di lokasi yang telah disegel. Upaya ini menurutnya untuk memastikan tak ada benda berbahaya lain di sekolah.

"Jadi untuk memastikan bahwa sudah tidak ada lagi di situ barang-barang yang dianggap berbahaya. Jadi, itulah yang bisa kami informasikan sampai hari ini, Teman-teman sekalian. Jadi seluruh barang-barang semua sudah clear, sudah tidak ada. Yang kami kemarin temukan sudah ada di kepolisian semua. Ruangan banker itu sudah dimasuki oleh aparat rupanya kemarin," tegasnya.

(tsy/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |