Menbud Apresiasi GEMA SADHANA Gelar Pelatihan 1.000 Penari Genjring Party

3 hours ago 2

Jakarta -

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima audiensi jajaran Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (GEMA SADHANA) di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, ia mengapresiasi inisiatif GEMA SADHANA untuk melestarikan ekspresi budaya, salah satunya melalui rencana pelatihan 1.000 Penari 'Genjring Party'.

Program Genjring Party yang melibatkan seribu sanggar tari wilayah Jabodetabek itu dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari 2026 mendatang di Kuil Murugan atau Shri Sanathana Dharma Aalayam. Inisiatif ini dinilai mampu meningkatkan motivasi serta apresiasi bagi para penari maupun pencipta musik.

Fadli menegaskan, pemajuan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, sejalan dengan amanat konstitusi. Ia berharap semakin banyak aktivasi ekspresi budaya berkembang, mulai dari seni rupa, seni tari, seni pertunjukan, hingga ragam ekspresi budaya lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sesuai Pasal 32 ayat 1 UUD 1945, bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia, kita punya kewajiban," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/12/2026).

Senada, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Yayuk Sri Budi Rahayu, menegaskan bahwa pelestarian, pemanfaatan, hingga pewarisan budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh masyarakat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gema Sadhana, A.S. Kobalen, turut mengapresiasi sambutan hangat dari Kementerian Kebudayaan dan menekankan pentingnya regenerasi para penari.

"Kami ingin memberi motivasi bahwa sanggar-sanggar ini tidak sendiri, sanggar ini bisa kita bina dan bisa kita lestarikan," katanya.

Lebih lanjut, perwakilan pimpinan sanggar, Ratu, menuturkan bahwa tingginya antusiasme terhadap pelatihan Genjring Party sangat tinggi. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan, tetapi menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya untuk menjaga keberlanjutan seni tari.

Sebagai informasi, GEMA SADHANA telah berdiri sejak 2011 untuk memperjuangkan hak dan aspirasi umat Hindu, Buddha, Konghucu, serta penganut Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Organisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai kebangsaan dalam semangat keberagaman melalui berbagai aktivasi budaya di Nusantara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Yayuk Sri Budi Rahayu, Direktur Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Sjamsul Hadi, Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Irini Dewi Wanti, Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya, serta Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi.

Tonton juga video "Visi Fadli Zon ke Seniman MTN: Harus Punya Jalur Karir Jelas"

(ega/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |