Megawati Usai Terima Doktor HC ke-11: Ini Tanggung Jawab Kemanusiaan

3 hours ago 2

Riyadh -

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, bangga atas gelar doktor kehormatan (honoris causa) yang diberikan oleh Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU). Megawati memaknai gelar doktor kehormatan yang kesebelas ini sebagai tanggung jawab kemanusiaan.

"Tentunya apa ya, bergemuruh, artinya bangga ya juga merasa bertambah tanggung jawab karena seperti mungkin yang sudah tadi saya katakan, semakin banyak dapet hadiah, itu bukannya makin, tidak sebagai bagian dari pameran. Tapi menurut saya adalah tanggung jawab kemanusiaan," kata Megawati usai acara penghargaan gelar doktor kehormatan di PNU, Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2/2026).

Megawati menceritakan dirinya juga mengaku terkejut karena selalu dipercaya menerima gelar kehormatan. Dia mengatakan banyak hal sebenarnya yang bisa dilakukan untuk urusan kemanusiaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah terutama yang saya ingin terus bergerak karena Insyaallah di minta untuk selalu ikut Foundation Zayed Award maka saya berupaya, saya bersedia untuk mengikuti, tapi juga supaya mengetahui umur saya sudah lumayan," imbuh dia.

Selama menghadiri forum Zayed Award, Megawati juga bertemu dengan banyak tokoh dari berbagai dunia. Mereka membicarakan masalah-masalah terkini yang melanda umat manusia.

"Jadi karena saya lihat di situ seharusnya sudah banyak sekali berkumpul, banyak sekali tokoh dari seluruh dunia, tapi masih banyak hal-hal ternyata yang harus didiskusikan bersama untuk menjadi sebuah gerakan bersama. Itu insyaallah mudah-mudahan bisa saya lakukan," tutur Megawati.

Perihal gelar doktor kehormatan yang diterima Megawati dari PNU, ini menjadi gelar doktor HC yang kesebelas. Berikut daftarnya:

1. Waseda University of Tokyo, Tokyo, Jepang, 29 September 2001 (Bidang Politik).

2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Moskow, Rusia, 22 April 2003 (Bidang Politik).

3. Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015 (Bidang Politik)

4. Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, 25 Oktober 2016 (Bidang Politik dan Pemerintahan).

5. Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, 27 September 2017 (Bidang Pendidikan Politik).

6. Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, 16 November 2017 (Bidang Demokrasi Ekonomi).

7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, 8 Maret 2018 (Bidang Politik dan Pemerintahan).

8. Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Fujian, Tiongkok, 5 November 2018 (Bidang Diplomasi Ekonomi).

9. Soka University Japan, Tokyo, Jepang, 8 Januari 2020 (Bidang Kemanusiaan).

10. Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia, 2 Oktober 2023 (Bidang Sosial).

11. Princess Nourah Bint Abdulrahman University, Riyadh, Arab Saudi, 9 Februari 2025

Sementara tiga gelar profesor kehormatan Megawati sebagai berikut:

1. Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Bogor, Indonesia, 11 Juni 2021 (Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik).

2. Seoul Institute of the Arts (SIA), Seoul, Korsel, 11 Mei 2022 (Bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif).

3. Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage, Samarkand, Uzbekistan, 21 September 2024 (Bidang Pariwisata Berkelanjutan).

(knv/dwr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |