Megawati Terima Kunjungan Presiden Timor Leste di Teuku Umar, Apa yang Dibahas?

3 hours ago 3

Jakarta -

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Presiden Republik Demokratik Timor Leste José Ramos-Horta di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan berlangsung selama lebih dari 2,5 jam. Apa yang dibahas?

Ramos-Horta tiba di kediaman Teuku Umar, Senin ((23/3/2026) siang dan disambut oleh jajaran PDI Perjuangan. Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto memimpin delegasi penyambutan, didampingi Ketua DPP Ahmad Basarah, Yasonna Laoly, Ronny Talapessy, serta Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat Partai Andi Widjajanto.

Megawati menyambut hangat dan langsung menyalami Ramos-Horta. Megawati mengawali dialog panjang yang baru berakhir menjelang sore hari tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai pembicaraan intensif selama 150 menit, pertemuan diakhiri dengan pertukaran cinderamata. Megawati memberikan sehelai kain batik khas Indonesia sebagai simbol keluhuran budaya nusantara, serta sebuah buku karyanya yang berjudul "Spirit Kemanusiaan".

Buku tersebut menjadi penegasan atas konsistensi Megawati dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan di panggung politik global, senada dengan peran Ramos-Horta sebagai peraih Nobel Perdamaian. Sementara, Ramos-Horta menyerahkan sebuah tas kerajinan tangan khas Timor Leste serta kopi Arabika khas Timor Leste.

Pertemuan antara Megawati dan Ramos-Horta menjadi agenda lanjutan dari dialog yang sebelumnya berlangsung di Abu Dhabi pada awal Februari 2026. Saat itu keduanya bertemu dalam rangkaian ajang Zayed Award for Human Fraternity 2026.

Hubungan keduanya disebut telah terjalin erat dan tidak hanya terbatas pada jalur diplomasi formal. Megawati diketahui memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh Timor Leste, termasuk Duta Besar Timor Leste untuk Kamboja, Kupa Lopes, yang kerap ia anggap sebagai anak angkat.

Ramos-Horta juga menilai Megawati sebagai figur penting dalam proses rekonsiliasi hubungan Indonesia dan Timor Leste. Ia mengingat kehadiran Megawati dalam upacara restorasi kemerdekaan Timor Leste pada 2002 sebagai salah satu momen bersejarah pasca jajak pendapat 1999.

Dalam pertemuan itu, Ramos-Horta menyampaikan undangan kepada Megawati untuk berkunjung ke Dili guna menerima penghargaan tertinggi Timor Leste, Grand Collar of the Order of Timor-Leste. Penghargaan tertinggi negara tersebut bagi mereka yang berjasa besar dalam perdamaian internasional.

Usai pertemuan yang berlangsung, kedua tokoh tersebut menutup agenda dengan sesi foto bersama para peserta yang hadir.

(eva/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |