Mayoritas Bursa Asia Hijau Mengawali Pekan Ini

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia mayoritas melaju di jalur hijau mengawali pekan ini. Para investor ternyata mengabaikan kemunduran diplomatik terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, meskipun ketegangan yang meningkat di Timur Tengah membuat harga minyak tetap tinggi.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,53% dan mencapai rekor tertinggi, sementara indeks Kospi Korea Selatan melonjak 1% dan juga mencatatkan rekor tertinggi.

Namun, bursa Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,54%.

Sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.041, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks tersebut di 25.978,07.

Mengutip CNBC Internasional, sentimen pasar tetap stabil meskipun Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana untuk mengirim utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad, Pakistan, Sabtu lalu untuk melakukan negosiasi dengan Iran.

"Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan internal yang hebat dan kebingungan di dalam 'kepemimpinan' mereka," tulis Trump dalam sebuah postingan di Truth Social, dikutip Senin (27/4/2026).

Harga minyak melonjak sekitar 2% setelah rencana putaran kedua negosiasi perdamaian antara AS dan Iran kembali menemui jalan buntu.

Kontrak berjangka minyak Brent yang menjadi patokan internasional, naik lebih dari 2% menjadi US$107,49 per barel pada pukul 19.35 ET, sementara minyak mentah AS juga melonjak 1,79% menjadi US$96,19.

Ketegangan di Selat Hormuz tetap tinggi setelah Pasukan Garda Revolusi Iran dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat jalur laut strategis tersebut.

Kontrak berjangka AS bergerak sedikit lebih rendah, dengan kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 0,2%, atau 130 poin. Kontrak berjangka S&P 500 turun 0,3%, sementara kontrak berjangka Nasdaq 100 turun 0,3%.

Pada Jumat lalu di AS, S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada level rekor. Indeks pasar luas tersebut naik 0,8% menjadi 7.165,08, sementara Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 1,63% menjadi 24.836,60.

Kedua indeks tersebut juga mencatatkan rekor tertinggi intraday baru. Namun, Dow Jones Industrial Average turun 79,61 poin, atau 0,16%, dan ditutup di 49.230,71.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |