Matel Penusuk Advokat di Tangerang Bawa Sajam, Polisi: Ada Niat Lukai Nasabah

7 hours ago 4
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus penusukan advokat bernama Bastian Sori (40) oleh sekelompok debt collector atau 'mata elang' (matel) di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Polisi menyebutkan para pelaku sengaja membawa pisau saat penarikan kendaraan.

"Pelaku bawa sajam (senjata tajam), jikalau ada perlawanan dari debitur atau orang yang menguasai kendaraan yang akan ditarik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Budi mengatakan para pelaku sudah ada niatan melukai nasabah jika terjadi penolakan. Saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk memburu dua orang buron.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Matel pelaku bawa sajam itu artinya sudah ada niat mencederai nasabah jika terjadi penolakan. DPO 2 orang masih dikejar," ujarnya.

Hingga kini satu orang pelaku berinisial JBI sudah ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya di Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, saat hendak melarikan diri. JBI berperan sebagai eksekutor yang menusuk korban saat kejadian.

Sementara itu, dua orang lainnya yang masih diburu yakni SS dan HK masih diburu. Budi menyatakan keduanya ikut serta mengintimidasi korban saat hendak dilakukan penarikan kendaraan hingga berujung penusukan.

Kronologi Penusukan

Kombes Budi Hermanto mengatakan peristiwa terjadi pada Senin (23/2), pukul 16.40 WIB. Korban dan istrinya yang hendak pergi untuk menjemput anaknya mendapati tiga orang pelaku di depan rumahnya.

"Korban dengan ketiga orang tidak dikenal tersebut terjadi cekcok mulut perihal adanya tunggakan cicilan mobil Toyota Fortuner warna putih milik korban, tunggakan korban selama 2 bulan. Lanjut korban dan saksi tidak menghiraukan ketiga orang tidak dikenal yang mengaku DC (debt collector)," kata Budi kepada wartawan, Selasa (24/2).

Sesampai di gerbang perumahan, korban menegur petugas keamanan lantaran para pelaku datang ke rumahnya. Para pelaku yang hendak meninggalkan perumahan bertemu korban di gerbang. Saat itulah terjadi aksi cekcok hingga berujung penusukan.

"Karena pada saat itu mobil yang diduga pelaku menghalangi jalan, korban mendatangi diduga pelaku untuk meminta identitas diduga pelaku tersebut. Pada saat saksi keluar mobil sudah melihat korban sudah bersimbah darah yang keluar dari perutnya yang ditusuk oleh salah satu laki-laki yang mengenakan kemeja kotak warna biru," jelas Budi.

Sesaat setelahnya, para pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Budi mengatakan korban ditusuk sebanyak tiga kali oleh pelaku.

Lihat juga Video Amatir Matel Tusuk Advokat di Tangerang Saat Hendak Tarik Mobil

(wnv/zap)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |