Mardani PKS: WFH Tiap Jumat Bisa Efisiensi 32% Anggaran Operasional Kantor

2 weeks ago 3

Jakarta -

Anggota Komisi II yang juga Ketua Bappilu PKS Mardani Ali Sera berharap aparatur sipil negara (ASN) tetap produktif setelah pemerintah menetapkan work from home (WFH) setiap Jumat. Mardani menyebutkan kebijakan WFH yang dilaporkan ke pihaknya bisa mengefisiensi penggunaan anggaran di kantor hingga 32%.

"Pertama perlu pengawasan detail. Kedua, perlu sosialisasi yang matang. Ketiga, pastikan evaluasi dilakukan dengan seksama. Terakhir, pastikan produktivitas tidak berkurang. Justru mesti bertambah. Perlu dilanjutkan dengan menekan konsumsi BBM dengan mempermudah transportasi umum," kata Mardani mengawali pendapatnya kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Mardani mengatakan kebijakan WFH ASN bisa menghemat penggunaan listrik, air, hingga kendaraan mobil dinas sebesar 32%. Ia berharap tujuan penghematan BBM dari penerapan WFH ini bisa tercapai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk BBM perlu kajian, tapi rapat kemarin dengan BKN (Badan Kepegawaian Negara) efisiensi di kantor bisa 32% dalam sehari untuk listrik, air, kendaraan dinas hingga biaya operasional," ujarnya.

Kendati demikian, Mardani berharap ada kelanjutan terkait kebijakan efisiensi BBM. Ia mendorong transportasi umum digencarkan oleh pemerintah supaya publik bisa menggunakan dengan aman dan nyaman.

"Wajib ada kelanjutan kebijakan untuk efisiensi BBM. Khususnya migrasi ke transportasi publik," ungkapnya.

Diketahui, pemerintah telah menetapkan kebijakan kerja dari rumah alias work from home (WFH) buat aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat. Skema kerja ini diterapkan sebagai respons terhadap imbas konflik Timur Tengah.

"Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan satu hari kerja dalam seminggu yaitu tiap hari Jumat," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers, Selasa (31/3) malam.

Tonton juga video "ASN Jakarta WFH Tiap Jumat, Pramono Minta Sektor Ini Tetap Masuk"

(dwr/eva)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |