Mantan Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Meninggal Dunia

5 hours ago 5

Jakarta -

Mantan Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) Maman Abdurrahman meninggal dunia hari ini. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka cita yang mendalam.

Maman merupakan Ketua Umum Persis periode 2010-2015. Ia juga merupakan ayahanda dari Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Maman Abdurrahman. Haedar menyebut Maman memiliki kedekatan dengan berbagai organisasi Islam, termasuk Muhammadiyah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau sangat dekat dengan kita (Muhammadiyah), baik dalam pemikiran maupun pergerakannya. Jauh sebelum Pak Hilman menjadi anggota PP Muhammadiyah, saya sering berkomunikasi, bersilaturahmi, dan berdiskusi dengan beliau. Tentu Persis maupun Muhammadiyah merasa kehilangan atas wafatnya tokoh besar tersebut," ujar Haedar dikutip dari laman resmi PP Muhammadiyah, Minggu (21/6/2026).

Menurut Haedar, wafatnya Maman merupakan kehilangan besar bagi gerakan dakwah dan pembaruan Islam di Indonesia. Namun, nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang telah diwariskan akan terus dirawat serta dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

PP Muhammadiyah menyampaikan duka cita kepada Hilman Latief dan keluarga besar yang ditinggalkan. Haedar berpesan agar terus menjaga dan melanjutkan semangat perjuangan yang telah ditanamkan Maman dalam memajukan Islam dan bangsa.

"Hingga perjuangannya dapat dilanjutkan di Muhammadiyah oleh Prof. Hilman Latief dan keluarga. Karena salah satu yang akan melangsungkan perjuangan itu adalah anak-anak dan keluarganya, yakni perjuangan untuk memajukan Islam di negeri tercinta," katanya.

Haedar mengenang Maman sebagai sosok yang luwes dalam berkomunikasi dan membangun hubungan dengan berbagai kalangan. Sikap terbuka tersebut, lanjutnya, menjadikan Maman sebagai tokoh yang dihormati.

"Atas nama PP Muhammadiyah, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," imbuhnya.

Lihat juga Video 'Kondisi Medis Putri Thailand Sebelum Meninggal Dunia Kamis Malam':

(dwr/knv)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |