Jakarta -
Polisi menangkap pria berinisial BP (30), pencuri emas senilai Rp 100 juta di sebuah rumah warga di kawasan Pinang, Kota Tangerang. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Jakarta Timur.
"Pelaku berhasil kami amankan setelah tim mendapatkan informasi keberadaannya di wilayah Jakarta Timur. Saat dilakukan penangkapan, pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian dengan cara merusak tralis jendela rumah korban," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari, dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Pelaku ditangkap saat bersembunyi di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu (9/4) dini hari. Aksi pencurian itu sendiri terjadi pada 22 Maret 2026.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi saat rumah korban dalam keadaan kosong saat hendak ditinggal keluar membeli bubur oleh pemiliknya. Pelaku memanfaatkan situasi tersebut dengan membobol bagian jendela rumah dan masuk ke dalam untuk mengambil sejumlah barang berharga, termasuk perhiasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat korban kembali ke rumah, pelaku sempat kepergok berada di garasi sambil membawa tas milik anak korban. Sempat terjadi adu mulut sebelum pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor," tuturnya.
Modusnya, pelaku menyasar rumah kosong (rumsong). Pelaku masuk melalui jendela rumah korban untuk mengambil barang berharga.
"Modus pelaku adalah menyasar rumah yang sedang kosong, kemudian merusak akses masuk seperti jendela untuk mengambil barang berharga. Ini menjadi perhatian kami untuk terus meningkatkan patroli dan imbauan kepada masyarakat," jelasnya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat yang digunakan untuk membobol rumah seperti obeng, pakaian yang digunakan saat beraksi, serta kendaraan sepeda motor. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Pinang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau lokasi kejadian lain. Kombes Raden mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
"Kami mengimbau masyarakat agar memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan, serta dapat berkoordinasi dengan tetangga atau pihak keamanan setempat guna meminimalisir tindak kejahatan," tutupnya.
Lihat juga Video: Viral Maling Bobol Toko Kue di Bogor, Gasak Puluhan Hampers Lebaran
(dvp/azh)


















































