Padang - Dua warga sipil terkena peluru nyasar di kawasan Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat. Salah satu korban merupakan mahasiswa.
"Memang benar, ada kejadian ataupun insiden pada dua saudara kita yang diduga terkena peluru nyasar," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Kav Taufiq di Kota Padang, dilansir Antara.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 17.05 WIB. Pada saat kejadian, Taufiq membenarkan satuan Batalion Infanteri (Yonif) TP 897/Singgalang sedang melaksanakan latihan.
Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah dugaan peluru tersebut berasal dari satuan TNI atau tidak.
"Saat ini pihak TNI masih mengumpulkan informasi termasuk melakukan investigasi terkait kejadian itu," ujar dia.
Atas kejadian itu, satu mahasiswa UNP dan warga sipil dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit dr. Reksodiwiryo atau Rumah Sakit Tentara untuk operasi pengangkatan proyektil.
Sekretaris UNP Erianjoni juga membenarkan seorang mahasiswa perguruan tinggi tersebut diduga terkena tembakan di area kampus.
"Memang ada mahasiswa UNP yang diduga terkena peluru nyasar," kata dia.
Erianjoni mengatakan insiden dugaan peluru tersasar tersebut terjadi pada sore hari di sekitar kawasan rektorat kampus setelah mahasiswa merayakan hasil ujian seminar proposal.
Mahasiswi Jurusan Sosiologi tersebut terkena tembakan di bagian paha atau kaki. Selain itu, terdapat seorang warga lainnya yang diduga terkena peluru nyasar di sekitar lokasi kejadian.
"Satu lagi keluarga mahasiswa yang sedang berada di kampus," ujarnya.
Saat ini pihak kampus sedang mendampingi mahasiswa yang diduga terkena peluru nyasar di salah satu rumah sakit swasta Kota Padang guna mendapatkan perawatan intensif.
Lihat juga Video: Sedang Asyik Bermain dengan Cucu, Nenek di Jember Tertembak Peluru Nyasar
(idh/idh)















































