Jakarta - Kemendikdasmen telah menerbitkan Pedoman Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Pedoman ini memuat informasi tema, logo hingga panduan upacara Hardiknas 2026.
Melansir situs resmi Kemendikdasmen, Pedoman Hardiknas 2026 dapat diunduh di sini. Berikut isi dan lampiran Pedoman Hardiknas 2026 resmi Kemendikdasmen.
1. Tema Hardiknas 2026
Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
2. Logo Hardiknas 2026
Logo Hardiknas 2026 merepresentasikan semangat di Hari Pendidikan Nasional sekaligus menggambarkan arah transformasi pendidikan melalui program prioritas Kemendikdasmen, yaitu revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, dan kesejahteraan guru. Ini visual logo Hardiknas 2026.
Logo Hardiknas 2026 (Foto: Dok. Kemendikdasmen)
Berikut filosofi logo Hardiknas 2026
- Figur berwarna biru
Siluet manusia yang bergerak dinamis yang penuh semangat mencerminkan semesta yang siap berperan aktif dalam mendukung dan berkontribusi demi mewujudkan visi #PendidikanBermutuUntukSemua. - Lengkungan elips yang mengitari bagian bawah
Garis lengkung yang mengitari logo melambangkan gerak maju, pelindungan, dan kesinambungan. Ini merepresentasikan revitalisasi satuan pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana, penguatan ekosistem sekolah, serta pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia. - Warna biru dominan
Warna biru dominan melambangkan kepercayaan, kecerdasan, profesionalisme, dan masa depan cerah.
Sebagai logo acara, logo Hardiknas 2026 dapat ditempatkan di sisi kanan atas atau berseberangan dengan logo Tut Wuri Handayani atau logo instansi terkait, tidak bersebelahan.
3. Upacara Hardiknas 2026
- Hari, tanggal: Sabtu, 2 Mei 2026
- Pukul: 07.30 waktu setempat
- Tempat: Halaman kantor/sekolah/lapangan/tempat lain yang telah disepakati oleh panitia setempat.
- Pakaian:
a. Undangan dan peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah/tradisional sederhana*.
b. Petugas upacara mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) sesuai ketentuan.
Keterangan:
*) Penggunaan pakaian adat daerah/tradisional bertujuan untuk menumbuhkan dan merawat nasionalisme, cinta tanah air, dan melestarikan warisan budaya Indonesia. Pakaian yang dikenakan wajib sesuai dengan norma kepantasan, tidak menghambat mobilitas, dan tidak membebani undangan dan peserta upacara.
Susunan Upacara Bendera Hardiknas 2026
Berikut susunan acara upacara peringatan Hardiknas 2026.
- Pemimpin Upacara memasuki lapangan upacara;
- Pembina Upacara tiba di tempat upacara;
- Penghormatan kepada Pembina Upacara;
- Laporan Pemimpin Upacara;
- Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh korsik/paduan suara;
- Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Upacara;
- Pembacaan naskah Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara;
- Pembacaan naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
- Pembacaan teks Ikrar Pelajar Indonesia diikuti oleh seluruh murid (khusus untuk satuan pendidikan formal);
- Pembacaan Keputusan Presiden RI tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dan penyematan lencana kepada penerima Satyalancana Karya Satya (jika ada);
- Amanat pembina upacara (Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah);
- Menyanyikan Lagu Wajib Nasional;
- Pembacaan doa*;
- Laporan Pemimpin Upacara;
- Penghormatan kepada Pembina Upacara;
- Pembina Upacara meninggalkan mimbar upacara;
- Upacara selesai, dapat dilanjutkan dengan mata acara tambahan (khusus untuk satuan pendidikan formal menyanyikan dan/atau mendengarkan lagu Rukun Sama Teman bersama-sama).
Keterangan:
*) Sebelum pembacaan doa, diharapkan agar petugas pembaca doa menjelaskan bahwa doa upacara dibacakan secara agama Islam, dan mempersilakan kepada peserta upacara yang tidak beragama Islam untuk berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Lampiran Pedoman Hardiknas 2026
Tonton juga video "Mendikdasmen di Hardiknas 2025: Revitalisasi SD hingga 4 Program Prioritas"
(kny/imk)


















































