Kronologi Pelajar Tewas Kecelakaan gegara Jalan Berlubang di Matraman

2 hours ago 2
Jakarta -

Seorang siswa SMK bernama Aldi Suryaputra tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim). Polisi mengungkap detik-detik kecelakaan yang diduga dipicu jalan berlubang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kecelakaan terjadi pada pukul 06.30 WIB pagi tadi. Pelajar tersebut melaju dari arah selatan menuju utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara, lalu diduga pengendara ini terperosok akibat jalan berlubang," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Budi mengatakan pihak kepolisian juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami sejumlah luka.

"Korban mengalami luka di wajah dan kepala, meninggal di TKP, dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati. Ini juga dalam penanganan dari Satlantas dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya," jelasnya.

Budi menambahkan pihaknya masih mendalami dugaan pasti kecelakaan tersebut. Kasus kecelakaan itu sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Timur.

"Ini masih dalam pendalaman. Artinya faktor kecelakaan lalu lintas itu ada faktor pengendara, ada faktor cuaca, ada faktor kendaraan tersebut, serta faktor sarana prasarana yaitu jalan. Ini masih dalam pendalaman karena ini kejadian tadi pagi," imbuhnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan dukacita atas meninggalnya Aldi Suryaputra, siswa SMK 34 Jakarta. Aldi tewas dalam kecelakaan tunggal di Matraman, Jakarta Timur.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Saya mewakili Provinsi DKI Jakarta turut berdukacita atas wafatnya Ananda Aldi Suryaputra, siswa SMK 34 Jakarta yang mengalami kecelakaan tunggal lalu lintas pada pagi ini," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2).

Pramono mengatakan Pemprov DKI telah memantau rekaman CCTV di lokasi kejadian. Dari hasil pemantauan sementara, kecelakaan terjadi karena kombinasi jalan licin, berlubang, dan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Pramono menyebutkan seluruh biaya perawatan rumah sakit ditanggung Pemprov DKI Jakarta. Pemerintah juga menyiapkan lokasi pemakaman di TPU Menteng Pulo.

Untuk mencegah kejadian serupa, Pramono mengaku telah memerintahkan Dinas Bina Marga menutup seluruh jalan berlubang di Jakarta. Penutupan dilakukan sementara sambil menunggu perbaikan permanen.

Pramono juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat soal potensi bahaya di ruas jalan berlubang agar pengguna jalan lebih berhati-hati.

(wnv/isa)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |