Jakarta -
Proses evakuasi korban kecelakaan kereta yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, masih berjalan sampai saat ini. Para korban dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapat penanganan medis.
Pantauan detikcom, Senin (27/4/2026) pukul 23.14 WIB, terlihat ramai pihak keluarga korban berada di sekitar ruang IGD RSUD Bekasi.
Situasi korban kecelakaan kereta dievakuasi ke RSUD Bekasi. (Adhfar/detikcom)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah ambulans membawa korban masuk ke RSUD mengarah ke IGD. Di ruang IGD, korban diberikan penanganan.
Sementara itu, di Stasiun Bekasi Timur, ambulans-ambulans juga masih bersiaga untuk menangani para korban. Evakuasi sejumlah korban di rangkaian kereta masih dilakukan.
Diketahui, kecelakaan kereta terjadi melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KAI Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam. Dalam video diterima, terlihat situasi stasiun ramai penumpang pascakejadian. Sesama penumpang sigap saling membantu proses evakuasi di peron.
Ada penumpang yang tidur dan duduk di peron usai mengalami peristiwa tersebut. Ada penumpang yang menyumbat luka di kepala menggunakan handuk.
Terlihat rangkaian KRL yang tertabrak masih berada di sisi peron tersebut. Pintu KRL terbuka dan lampu yang sudah dalam keadaan mati.
Dalam video lainnya, terlihat sebuah rangkaian KRL Commuter Line ringsek dihantam rangkaian KA jarak jauh. Terlihat masih ada penumpang di dalam rangkaian KRL Commuter Line tersebut.
(fca/imk)

















































