Komdigi Mau Lelang Frekuensi Emas, Telkomsel Happy

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz pada 2026.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari Telkomsel yang menyatakan kesiapan mengikuti proses seleksi tersebut guna memperluas layanan broadband dan memperkuat transformasi digital.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan perusahaan menyambut rencana pemerintah membuka seleksi spektrum baru tersebut.

"Telkomsel menyambut positif rencana pemerintah yang akan membuka seleksi pita frekuensi 700 MHz dan frekuensi 2,6 GHz, " ujar Fahmi dalam keterangan tertulis yang diterima CNBC Indonesia, Kamis (9/4/2026).

Ia menegaskan, sebagai operator digital, Telkomsel terus melakukan kesiapan teknologi dan pengembangan infrastruktur agar spektrum baru dapat dimanfaatkan secara optimal.

Telkomsel juga berharap proses seleksi berjalan produktif serta memberikan dampak positif bagi industri.

"Dengan demikian, langkah ini akan turut mendukung target strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi secara inklusif dan berkesinambungan," kata Fahmi.

Sebelumnya, Komdigi menyatakan seleksi frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz bertujuan memberikan tambahan spektrum bagi penyelenggara jaringan bergerak seluler sekaligus mendorong akselerasi penggelaran infrastruktur.

Kedua pita frekuensi tersebut dinilai memiliki fungsi yang saling melengkapi bagi industri telekomunikasi nasional.

Pita frekuensi 700 MHz merupakan spektrum low-band yang dikenal sebagai digital dividend karena berasal dari hasil migrasi siaran televisi analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO).

Frekuensi ini memiliki cakupan sinyal luas serta kemampuan menembus hambatan fisik seperti bangunan, sehingga efektif untuk meningkatkan kualitas sinyal baik di luar ruangan maupun di dalam gedung.

Karakteristik tersebut menjadikannya tulang punggung perluasan jangkauan mobile broadband, termasuk ke wilayah yang lebih luas.

Sementara itu, pita frekuensi 2,6 GHz merupakan spektrum mid-band yang ideal untuk menopang kapasitas jaringan dan kecepatan transmisi data skala besar, termasuk pengembangan 5G.

Spektrum ini difokuskan untuk mengakomodasi kepadatan lalu lintas data tinggi di wilayah perkotaan sekaligus menghadirkan pengalaman internet seluler berkecepatan tinggi yang lebih stabil.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |