KKB Penembak Smart Air Diduga Pernah Gagalkan Kunker Gibran ke Yahukimo

2 hours ago 2

Jakarta -

Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) mencurigai aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau kelompok sipil bersenjata (KSB) yang menembak pesawat Smart Air PK-SNR di Boven Digoel, Papua Selatan. Komnas HAM menduga pelaku merupakan komplotan yang juga sempat menebar ancaman di Yahukimo, Papua Pegunungan.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan pihaknya mengamati munculnya pola baru atas aksi kekerasan dan konflik bersenjata yang terjadi di wilayah Papua Selatan. Dia menduga para pelaku dari kelompok yang sama yang pernah menebar ancaman penembakan pesawat komersil hingga menggagalkan kunjungan kerja (kunker) Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di Yahukimo, Papua Pegunungan.

"Berdasarkan berbagai informasi yang dimiliki Komnas HAM, diduga kelompok yang sama melakukan berbagai teror dan kekerasan di antaranya penembakan pesawat komersial di Yahukimo pada 14 Januari 2026 yang menggagalkan kunjungan Wakil Presiden," ucap Anis Hidayah dilansir detikSulsel, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pelaku juga dicurigai merupakan kelompok yang sama yang pernah melakukan aksi penembakan dan perusakan di SMP YPK Yakpesmi. Serangan KKB saat itu membuat pekerja bernama Daniel Datti (41) tewas.

"Serta membunuh seorang warga sipil bernama Daniel Datti yang berprofesi sebagai pekerja bangunan di SMP YPK Yakpesmi, Kabupaten Yahukimo pada 2 Februari 2026," tambah Anis Hidayah.

Komnas HAM pun menyampaikan duka cita atas meninggalnya pilot dan kopilot pesawat Smart Air bernama Captain Egon dan Baskoro Adi Anggoro. Pihaknya mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan KKB.

"Segala bentuk serangan terhadap warga sipil dalam situasi perang maupun selain perang yang dilakukan oleh aktor negara maupun non-negara merupakan bentuk pelanggaran hukum HAM dan hukum humaniter internasional," ujarnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Saksikan Live DetikSore:

Lihat juga Video 'Momen Pesawat Smart Air Ditembaki OTK di Papua Selatan, Pilot-Kopilot Tewas':

(rdp/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |