Kesal Sampai Ubun-ubun, Prabowo Nyatakan Perang dengan Korupsi-Kolusi

7 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pentingnya memerangi korupsi dan berbagai penyalahgunaan wewenang yang menjadi penyebab kebocoran keuangan negara. Prabowo juga menyinggung adanya peran 'pengusaha nakal' juga yang membuat negara rugi.

Hal ini diungkapkan saat, peresmian 218 jembatan bailey, armco, dan perintis, di seluruh Indonesia, secara virtual, Senin (9/2/2026).

Prabowo melihat pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kesulitan yang akan dihadapi bangsa, akibat situasi yang penuh konflik di berbagai kawasan, termasuk timur tengah. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah akan menghadapi persoalan ini secara terbuka, dan tidak berlindung di balik sistem yang sudah berjalan.

Dalam kesempatan itu Prabowo mengatakan Indonesia memiliki kekayaan yang melimpah dan harus dikelola dengan baik untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, secara khusus dia menyoroti praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, hingga kolusi dengan pengusaha nakal uang dinilai menjadi sumber kebocoran keuangan negara.

"Untuk itu saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat. Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal," tegas Prabowo, dalam sambutan.

"Ini yang mengakibatkan kebocoran negara. Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang. Kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apa pun," imbuhnya.

Prabowo menjelaskan kebocoran itu membuat keuangan negara tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghadapi berbagai tantangan seperti bencana maupun dampak perang yang terjadi di timur tengah.

"Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi. Kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan, kita punya kekuatan yang besar," tuturnya.

(emy/wur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |