Kemensos Kebut Penyaluran Bansos Adaptif Korban Bencana Sumatera

9 hours ago 4

Jakarta -

Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) adaptif bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah menargetkan bantuan bagi data yang telah valid dapat tersalurkan sebelum Lebaran.

Adapun penyaluran dilakukan melalui PT. Pos Indonesia. Hingga saat ini, data terverifikasi tercatat lebih dari 67 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) untuk bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga dengan total Rp203,6 miliar dan bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta per kepala keluarga dengan total Rp339,4 miliar.

Sementara itu, bantuan jaminan hidup (jadup) sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan telah disiapkan bagi lebih dari 248 ribu penerima manfaat dengan total Rp335,5 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, disiapkan santunan ahli waris korban bencana bagi 1.015 jiwa senilai Rp15 juta per jiwa senilai total Rp15,2 miliar dan bantuan kedaruratan senilai Rp110,1 miliar. Total bantuan untuk bencana Sumatera di tiga provinsi tersebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.

"Ini sedang berproses, ya mudah-mudahan dalam minggu ini sudah prosesnya lebih cepat lagi, data-data yang sudah valid bisa disalurkan sebelum Lebaran," kata Menteri Sosial (Mensos), Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Hal tersebut disampaikannya di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (2/3) malam. Gus Ipul menjelaskan, mekanisme penyaluran dilakukan secara berlapis untuk memastikan ketepatan dan akuntabilitas. Data awal bersumber dari BNPB, kemudian ditetapkan secara by name by address oleh kepala daerah.

Data tersebut selanjutnya ditandatangani kepala kejaksaan negeri dan kapolres setempat sebelum diajukan kepada Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera. Setelah disahkan, data diteruskan ke Kemensos untuk dilakukan validasi sebelum penyaluran.

"Nah sekarang sudah kita mulai proses salurkan, sudah lebih dari 10 persen yang kita salurkan, kita harapkan terus bertambah, nanti kita akan berikan informasi lagi jika proses penyalurannya sudah hampir selesai," pungkas Gus Ipul.

Tonton juga video "Mensos Ungkap 869 Ribu Peserta PBI-JK Sudah Aktif Lagi"

(ega/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |