Jakarta -
Sebuah rumah panggung sederhana yang dihuni satu keluarga di Sukabumi, Jawa Barat, rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah. Tiga anak yang tengah terlelap di dalam satu kamar meregang nyawa akibat terjebak kobaran api yang membesar dengan cepat.
Dilansir detikJabar, Jumat (24/7/2026), kebakaran rumah itu terjadi Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (23/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka yang menjadi korban tewas adalah Aljenar Malik Saputro yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Saka Asadek yang merupakan siswa PAUD, dan Shakila Almahira Quenza yang masih balita.
Kapolsek Nyalindung, Iptu M. Yanuar Fajar, menjelaskan peristiwa bermula dari pemadaman aliran listrik yang melanda wilayah tersebut sejak pukul 18.00 WIB. Dalam kondisi gelap gulita, Aljenar sempat menyalakan lilin di ruang tamu sebagai penerangan darurat sebelum akhirnya beranjak tidur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi kejadian kurang lebih pukul 19.30, di mana kronologi anak pertama menyalakan lilin di ruang tamu karena kondisi lagi mati lampu. Nah, setelah menyalakan lilin, kemudian tidur dan terjadilah kebakaran," ungkap Fajar kepada detikJabar di lokasi kejadian.
Fajar mengungkapkan korban merupakan saudara kandung yang selama ini tinggal bersama neneknya, Nia Kurniasih (59), di wilayah Wangunreja, Nyalindung. Ketiganya ditemukan meninggal dunia dalam satu ruangan setelah sempat tertimbun material kayu bangunan yang terbakar.
"Betul, tadi jadi semuanya itu tidur di satu kamar. (Terkunci atau tidak?) itu masih kita dalami karena kita sementara ini fokus ke penanganan korban. Luka bakar yang dialami korban hampir 100 persen ya malah ada beberapa bagian organ tubuh yang hilang," ungkapnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(whn/dek)


















































