Kasus Kematian dr Icha, Bupati Singgung Ada Anggota DPRD Kerap Bikin Kacau

4 hours ago 4

Jakarta -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, buka suara terkait kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Dokter Icha. Ia menyinggung adanya anggota DPRD TTU yang kerap membuat kekacauan akibat pengaruh alkohol saat reses.

"Kejadian dr Icha ini membuka tabir yang selama ini tertutup rapat," ujar Yosep, dilansir detikBali, Minggu (28/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oknum yang sering ketika melakukan reses, baik sebelum maupun sesudah reses, itu melakukan kekacauan oleh karena pengaruh alkohol," imbuhnya.

Yosep menyayangkan perilaku tidak pantas yang dilakukan anggota dewan tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU mendukung upaya yang ditempuh keluarga Dokter Icha hingga mendapatkan keadilan.

"Kami akan mendukung segala upaya yang diambil keluarga dalam rangka memperoleh keadilan," kata Yosep.

Diberitakan sebelumnya, Dokter Icha dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026). Icha diduga mengalami depresi berat diduga akibat diintimidasi oleh anggota DPRD TTU hingga memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Icha diduga diintimidasi saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, TTU, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketika itu, Icha sedang menangani pasien seorang anak korban gigitan ular hijau.

Dua pria yang mengaku sebagai anggota DPRD TTU kemudian mendatangi IGD. Mereka disebut berbicara dengan nada keras kepada Icha. Diketahui, kedua pria itu adalah anggota DPRD TTU, Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani. Pasien tersebut diketahui merupakan keponakan Therensius.

Baca selengkapnya di sini.

(aik/aik)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |