Jakarta -
Sejumlah karangan bunga memenuhi rumah duka Nuryati (62), korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Salah satunya, karangan bunga dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pantauan detikcom di rumah duka korban, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026), pukul 14.10 WIB, ada 13 karangan bunga. Di antaranya dari Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada juga dari Ketua Baznas Sodik Mudjahid dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Lalu, dari Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Sekjen PKS Muhammad Kholid, hingga anggota DPR dari Fraksi PKS Kurniasih.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno hingga Menteri PPPA Arifah Fauzi juga telah melayat ke rumah Nuryati. Mereka menyampaikan dukacita atas peristiwa kecelakaan tersebut.
Sebelumnya, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Peristiwa itu berawal dari taksi tertemper KRL di perlintasan yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.
Peristiwa taksi tertemper KRL itu mengakibatkan KRL di Stasiun Bekasi menunggu. KA Argo Bromo Anggrek kemudian datang dan menabrak dari belakang.
Korban tewas kecelakaan kereta api tersebut ada 14 orang. Selain itu, ada 84 orang korban yang terluka.
"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4).
KAI menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.
Saksikan Live DetikSore:
Simak juga Video 'Basarnas soal Korban Tabrakan Kereta: 100% yang Kita Evakuasi Perempuan':
(mib/amw)


















































