Lampung -
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini meninjau langsung situasi arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Pergerakan pemudik dari Sumatera menuju Jawa berjalan lancar berkat strategi dan sinergi erat seluruh stakeholder, serta rekayasa lalu lintas yang efektif.
"Hari ini saya bersama Pak Menhub mengunjungi Bakauheni untuk memastikan perkembangan terakhir terkait dengan Puncak arus balik yang diperkirakan mulai dari malam sampai dengan hari ini dan kemungkinan akan kita ikuti terus sampai dengan malam nanti," kata Jenderal Sigit kepada wartawan di Pos Terpadu Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).
Kapolri Jenderal Sigit menerima laporan di Posko Terpadu Bakauheni (Foto: Dok. Polri)
Jenderal Sigit mengapresiasi koordinasi lintas sektoral yang berhasil menjaga situasi Pelabuhan Bakauheni tetap berada di zona hijau atau normal. Hal ini dicapai melalui pengelolaan buffer zone dan sistem penundaan perjalanan (delaying system) yang tertata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi kita mendengarkan langsung laporan dari Kapolda dan Dirut ASDP terkait kondisi di wilayah Bakauheni. Terima kasih bahwa baik arus balik maupun mudik kemarin semuanya teratasi dengan baik," ujar Jenderal Sigit.
"Skema untuk rekayasa sudah disiapkan, namun demikian dengan pengelolaan yang baik mulai dari delaying system, buffer zone sampai dengan pengaturan terkait dengan pengecekan tiket, alhamdulillah semuanya bisa terjaga untuk situasi tetap berada di situasi normal atau hijau," sambungnya.
Kapolri memaparkan, berdasarkan data Angkutan Lebaran pada Operasi Ketupat Krakatau 2026, tercatat pergerakan arus mudik melalui Pelabuhan Merak dan BBJ Bojonegara sebanyak 913.533 penumpang dan 213.940 kendaraan.
Puncak arus mudik terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026 dengan jumlah 199.667 penumpang dan 51.444 kendaraan. Sementara itu, pada arus balik melalui Pelabuhan Bakauheni dan BBJ Muara Pilu tercatat sebanyak 620.094 penumpang dan 157.672 kendaraan.
Puncak arus balik terjadi pada H+3 atau 24 Maret 2026 dengan jumlah 129.794 penumpang dan 35.686 kendaraan.
Dari perbandingan arus mudik dan arus balik tersebut, masih terdapat selisih 293.439 penumpang dan 56.268 kendaraan yang belum kembali ke Pulau Jawa.
Kapolri Jenderal Sigit meninjau Pelabuhan Bakauheni untuk memastikan kelancaran pemudik di gelombang kedua, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Dok. Polri)
Untuk mendukung pengamanan dan pelayanan di sekitar Pelabuhan Bakauheni, Polri menyiapkan 12 Pos Pengamanan, 1 Pos Terpadu, 1 Pos Pelayanan dan 1 Posko SAR yang rata-rata diisi 25 personel pengamanan. Selain itu juga telah disiapkan 19 bufferzone yang mampu menampung 5.090 kendaraan.
Pada 7 bufferzone di Rest Area 20B, 33B, 49B, dan 87B, serta Pospam Gayam (eks Timbangan), Rumah Makan Tiga Saudara, dan Lampung Selatan Expo, telah dilengkapi fasilitas pelayanan berupa pos kesehatan, pos pengamanan, screening tiket, serta penjualan tiket ASDP guna mendukung kelancaran pengaturan arus balik.
Adapun pada Rest Area 49B dan Rest Area 20B, juga dilengkapi dengan CCTV Real time situasi Pelabuhan Bakauheni.
Selain itu, diberlakukan kebijakan penghentian sementara penjualan tiket untuk kendaraan golongan tertentu serta penerapan tarif satu harga yaitu tarif reguler guna menghindari ketimpangan dengan mengutamakan prinsip First Come First In.
Untuk mengantisipasi terjadinya bencana, dan kecelakaan laut, Polri juga menyiagakan personel dan sarana pendukung guna memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat.
Meskipun Operasi Ketupat 2026 telah berakhir, Kapolri menegaskan pengamanan berlanjut melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret. Fokus utama tetap pada penurunan angka kecelakaan fatalitas yang tahun ini sudah turun signifikan sebesar 112 jiwa dibandingkan tahun lalu.
"Oleh karena itu tentunya saya tetap mengimbau sekali lagi kepada masyarakat utamanya yang masih menempuh perjalanan cukup jauh agar betul-betul hati-hati," imbuhnya.
"Rest rest area, buffer zone sudah disiapkan oleh pemerintah, manfaatkan dengan baik sehingga pada saat sudah kondisi kembali, boleh kembali fit, silakan untuk melanjutkan perjalanan sehingga semuanya betul-betul bisa sampai tujuan dengan selamat," sambungnya.
Dalam peninjauan Kapolri di Bakauheni, Turut hadir Menhub Dudy Purwagandhi, dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. Hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf dan Forkopimda Lampung lainnya. Turut menyambut pula Dirut ASDP Heru Widodo seluruh stakeholder di Pelabuhan Bakauheni.
(hri/eva)


















































