Kapolda Pimpin Gerakan ASRI di Sumsel, Targetkan Zero Sampah dan Lubang

9 hours ago 2

Jakarta -

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berkolaborasi dengan Forkopimda Provinsi dan Kabupaten untuk memperkuat pelaksanaan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI). Gerakan itu bertujuan untuk menciptakan zero sampah dan zero lubang di Sumsel.

Komitmen gerakan ASRI ini dilaksanakan dengan program BELIDA atau Bersih Lingkungan dan ASRI Daerah yang dipusatkan di Terminal Timbangan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho dan didampingi jajaran Polda Sumsel dan Forkopimda di Sumsel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel ASRI kemudian dilanjutkan aksi lapangan berupa pembersihan lingkungan, penataan drainase, penertiban rumput liar, serta penanganan jalan rusak/berlubang pada titik-titik sasaran. Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kita menindaklanjuti apa yang menjadi perintah Bapak Presiden, melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI," kata Sandi.

Kapolda menjelaskan, gerakan di Sumatera Selatan dikemas dengan ciri khas lokal melalui ikon Belida. Sandi menyebut gerakan ini juga untuk memperkuat sinegeri di antara pemangku kepentingan di Sumsel.

"Di Sumatera Selatan kita memiliki ciri khas tersendiri, yaitu ikan Belida yang kita jadikan ikon untuk menciptakan nuansa yang berbeda, yaitu melaksanakan kegiatan bersih lingkungan dan ASRI di Sumatera Selatan, untuk mendukung program Bapak Presiden, selain itu kegiatan ini juga menunjukkan sinergitas Forkopimda baik di tingkat pimpinan provinsi maupun kabupaten, dan ini sudah dilaksanakan di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan," katanya.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat, daripada kita banyak mengeluh atau mengkiritisi yang tidak benar, marilah kita sama-sama ciptakan zero lubang di Sumatera Selatan," sambung Sandi.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang digerakkan secara serentak di berbagai daerah.

"Saya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dilakukan serentak di 17 kabupaten/kota, melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Target Zero Sampah dalam Gerakan ASRI diperkuat melalui dorongan perubahan perilaku masyarakat sejak dari sumbernya dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Selain menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan publik, upaya ini juga diarahkan untuk menekan dampak lanjutan seperti pencemaran, gangguan kesehatan, serta potensi banjir akibat saluran tersumbat.

Di sisi lain, target Zero Lubang ditegaskan sebagai bagian dari perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama menjelang meningkatnya arus perjalanan pada masa mudik dan balik Lebaran. Program BELIDA juga menyasar titik-titik yang berkaitan dengan dukungan Operasi Ketupat, agar jalur yang dilalui masyarakat berada dalam kondisi lebih aman dan nyaman.

(ygs/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |