Kakorlantas Bicara Transformasi Polantas, Ajak Layani Masyarakat dengan Ikhlas

2 hours ago 1

Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya perubahan wajah Polantas di era modern sesuai dengan visi besar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam agenda Pelatihan Operator Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Tahun Anggaran 2026, Irjen Agus mengingatkan jajarannya terus mengedepankan keikhlasan dalam melayani.

Agenda Pelatihan Operator ETLE Tahun Anggaran 2026 digelar di Ole Suites Sentul, Jawa Barat, pada 27 hingga 29 April 2026. Selain Irjen Agus, hadir pula dalam agenda ini Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal.

"Tentunya kita tidak bisa meninggalkan apa yang menjadi kebijakan Bapak Kapolri. Yang pertama adalah Transformasi Organisasi. Apa makna daripada transformasi organisasi? Organisasi kita, institusi kita harus besar. Jangan kecil, jangan dikecilkan, jangan dilecehkan. Harus besar. Besar prestasinya, besar pengaruhnya, dan besar strukturalnya," kata Irjen Agus.

Irjen Agus memaparkan bahwa arahannya merupakan penjabaran langsung dari kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai Beyond Trust Presisi. Ia menekankan bahwa transformasi harus mencakup empat dimensi besar, yakni di bidang organisasi, operasional, pelayanan publik, dan pengawasan.

"Pak Kapolri hanya satu kata saja, layani. Layani masyarakat dengan ikhlas, rangkul masyarakat, silaturahmi dengan masyarakat, dan masyarakat itu akan taat kepada aturan yang kita sampaikan ke masyarakat. Ubahlah, Anda melayani bukan untuk dilayani," tegasnya.

Kakorlantas menceritakan transformasi operasional yang kini lebih mengedepankan pendekatan humanis. Ia tidak ingin lagi ada jarak antara polantas dan warga.

"Dulu indikator keberhasilan adalah jumlah tilang, sekarang sudah berbeda. Saya tidak bangga melakukan penegakan hukum, tapi saya bangga ketika Polantas bersahabat dengan masyarakat. Kalau dulu Polantas pendekatannya tilang, sekarang pendekatannya dengan hati," ungkap Irjen Agus.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya perubahan wajah Polantas di era modern sesuai dengan visi besar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menekankan pentingnya perubahan wajah Polantas di era modern sesuai dengan visi besar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: dok. Istimewa)

Sesuai arahan Kapolri untuk mewujudkan polisi yang modern dan transparan, Agus menetapkan kebijakan porsi penegakan hukum yang sangat kontras antara digital dan manual.

"Kebijakan saya, 95 persen penegakan hukum menggunakan ETLE. Sisanya 5 persen tilang manual, itu senjata kita, tapi saya tidak mau ada transaksional. Kalau ada yang main-main dengan ETLE, saya minta Pak Dirgakkum langsung copot! Jangan kita mengecilkan institusi kita sendiri," pungkasnya.

Irjen Agus berharap melalui pelatihan operator ETLE ini, Polantas benar-benar menjadi pahlawan keselamatan yang dicintai masyarakat. (rdp/hri)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |