Jakarta -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan proses evakuasi KA Bangunkarta (KA 161) anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah (Jateng), telah selesai dilakukan. Jalur hulu di emplasemen Stasiun Bumiayu kini sudah bisa dilalui sejak Selasa pagi.
"Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, jalur hulu di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kilometer 312+1, saat ini sudah dapat dilalui oleh kereta api pada pukul 04.40 WIB, dengan batas kecepatan yang ditentukan," tulis keterangan PT KAI dalam unggahan akun X resmi dilihat, Selasa (7/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KAI menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut. "KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan gangguan perjalanan yang terjadi," katanya.
Diketahui, KA Bangunkarta (KA 161) mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Brebes, pada Senin (6/4). KAI menyampaikan sejumlah perjalanan dibatalkan dan tidak dapat dilanjutkan imbas insiden tersebut.
Sebanyak delapan perjalanan dibatalkan dan 19 perjalanan tidak dapat dilanjutkan hingga stasiun akhir buntut peristiwa tersebut.
"Dampak anjlokan KA Bangunkarta (KA 161) di Emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada 6 April 2026, menyebabkan beberapa perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dan pembatalan di sejumlah rute," tulis keterangan PT KAI dalam unggahan akun X resmi.
KAI menyampaikan pihaknya memberikan kompensasi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api. Dijelaskan bahwa pelanggan diberikan 'service recovery' atas keterlambatan lebih dari satu jam berupa minuman ringan, keterlambatan lebih dari tiga jam berupa minuman dan makanan ringan berat, dan keterlambatan lebih dari lima jam kembali diberikan makanan dan minuman berat.
(fca/fca)

















































