Jaksa Agung Setor Rp11,4 T ke Negara, Prabowo: Ini Sebuah Kehormatan

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menghadiri seremoni Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap VI di kantor pusat Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026). Sebelumnya saat menyampaikan laporan, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mewakili Kejagung menyerahkan uang sebesar Rp 11,42 triliun ke kas negara.

"Ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi saya bahwa hal ini terjadi berkali-kali di dalam pemerintahan yang baru saya pimpin 1,5 tahun ini," kata Prabowo.

Kepala negara mengungkapkan, per Oktober 2025, Kejagung telah menyelamatkan keuangan negara Rp 13,255 triliun dalam tindak pidana korupsi fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya (2021-2022). Kemudian pada bulan Desember, Kejagung telah menyelamatkan keuangan negara Rp 6,625 triliun.

"Dan hari ini 10 April kita berhasil menyelamatkan Rp 11,42 triliun. Dengan demikian total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah Rp 31,3 T," ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.

Seperti diberitakan sebelumnya, Burhanuddin bilang kalau penyerahan uang sebesar Rp 11.420.140.815.850 kepada kas negara sebagai wujud transparansi kinerja kepada publik. Terdapat lima sumber uang tersebut. Berikut perinciannya sebagaimana disampaikan Jaksa Agung:

a. Penagihan denda administratif di bidang kehutanan dan Satgas PKH senilai Rp 7.230.036.440.742.
b. PNBP yang merupakan penyelamatan keuangan negara atas penanganan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung Januari-Maret senilai Rp 1.967.867.840.912.
c. Penerimaan pajak sejak Januari-April sebesar Rp 967.779.890.000.
d. Pendapatan negara melalui penyetoran pajak Agrinas Palma sebesar Rp 180.574.134.140
e. PNBP yang berasal dari denda lingkungan hidup sebesar Rp 1.145.847.370.471.

Dalam kesempatan itu, Burhanuddin juga melaporkan penguasaan dan penyerahan kawasan hutan terkait penguasaan dan penyerahan lahan kawasan hutan. Ia mengungkapkan, Satgas PKH telah berhasil melakukan penguasaan kembali kawasan hutan baik sektor perkebunan sawit dan sektor pertambangan dengan perincian:

a. Sektor perkebunan sawit
Satgas PKH sejak Februari 2025 hingga hari ini berhasil melakukan penguasaan kembali hutan seluas 5.888.260,07 hektare

b. Sektor pertambangan
Satgas PKH berhasil melakukan penguasaan kawasan hutan seluas 10.257,22 hektare.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |