Iran Chaos: Ini Daftar Kekayaan Negeri Mullah yang Bikin Iri

2 hours ago 1

Kanthi Malikhah,  CNBC Indonesia

15 January 2026 14:20

Jakarta, CNBC Indonesia Iran tengah bergejolak karena dihantam krisis ekonomi hingga politik. Kondisi ini membuat kekayaan negara tersebut ikut disorot.

Gelombang demonstrasi yang melanda Iran memasuki fase paling berdarah dalam beberapa dekade terakhir. Di tengah pemadaman komunikasi dan pengerahan besar-besaran aparat keamanan, kelompok pemantau hak asasi melaporkan jumlah korban tewas telah menembus angka 2.000 orang, sementara warga untuk pertama kalinya dalam beberapa hari terakhir kembali bisa menghubungi dunia luar.

Menurut Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat, hingga Selasa (13/1/2026), jumlah korban jiwa akibat protes nasional di Iran mencapai sedikitnya 2.003 orang. Angka ini jauh melampaui korban dalam setiap putaran unjuk rasa atau kerusuhan lain di Iran selama puluhan tahun, bahkan mengingatkan pada kekacauan yang menyertai Revolusi Islam 1979.

Iran bisa dibilang negara kaya di Timur Tengah yang erat kaitannya dengan minyak dan gas bumi (migas). Negara ini memiliki cadangan minyak terbesar ke-3 dan cadangan gas alam terbesar ke-2 di dunia.

Lantas, seberapa kaya dan komoditas apa saja yang dimiliki Iran? Berikut adalah posisi ekonomi Iran di kancah global.

Iran memiliki peran penting dalam peta ekonomi global, terutama karena menjadi salah satu produsen dan eksportir terbesar minyak di dunia.

Data Administrasi Informasi Energi (EIA), ekspor minyak mentah dan kondensat Iran mencapai sekitar 1,4 juta barel per hari pada tahun 2023, kemudian meningkat menjadi sekitar 1,5 juta barel per hari selama delapan bulan pertama tahun 2024.

Produksi minyak mentah Iran menembus 3,163 juta bpd pada Januari 2024. Sementara itu data EIA hanya menyebut 2,93 juta bpd.

Minyak juga menjadi pundi-pundi pendapatan Iran dengan total penerimaan menembus US$ 53 miliar atau sekitar Rp 839,52 triliun (US$1=Rp 15.840) pada periode April 2023/Maret 2024.

Iran memiliki beberapa komoditas unggulan yang menjadi tulang punggung ekspornya. Melansir data OEC dan GlobalEdge yang dikutip dari Commodity.com, komoditas-komoditas tersebut yaitu:

Iran memiliki beberapa tujuan utama ekspor impor ke China sebagai mitra dagang terbesar Iran, dengan nilai ekspor sebesar US$18,9 miliar dan impor sebesar US$3,47 miliar. India, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Italia juga menjadi tujuan ekspor utama Iran.

Sementara itu, dalam hal impor, Iran mengimpor komoditas seperti jagung, beras, kedelai, dan tembakau gulung dengan China sebagai negara asal utama.

(mae/mae)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |