Ipar 'Sultan' Kemnaker Ngaku Sempat Kena OTT KPK Diperiksa 24 Jam Lebih

2 hours ago 2

Jakarta -

Adik ipar 'sultan' Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Irvian Bobby Mahendro, bernama Nova Alisa Putri mengaku sempat ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus pemerasan sertifikasi K3. Nova mengaku diperiksa lebih dari 24 jam oleh pihak KPK.

Nova dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pemerasan sertifikasi K3 Kemnaker di PN Tipikor Jakarta, Senin (9/2/2026). Dia bersaksi untuk 11 terdakwa kasus ini, termasuk Irvian Bobby.

Pengacara terdakwa Miki Mahfud, Febri Diansyah, awalnya bertanya terkait riwayat pemeriksaan Nova di KPK. Nova lalu mengaku hanya sekali diperiksa KPK saat terjaring OTT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

OTT KPK terkait kasus sertifikasi K3 Kemnaker terjadi pada Agustus 2025. Total ada 10 orang yang ditangkap saat itu.

"Saudara saksi, ketika di tahap penyidikan itu berapa kali diperiksa?" tanya Febri.

"Oh, sekali datang saja, Pak," jawab Nova.

"Sekali datang ya? Berarti karena BAP yang kami terima itu berkasnya hanya satu kali memang, tanggal 22 Agustus 2025," jawab Febri.

Nova mengaku saat itu ia dijemput penyidik KPK pukul 21.00 WIB. Dia mengaku diperiksa lebih dari 24 jam.

"Saat pemeriksaan itu, berapa lama proses pemeriksaannya?" tanya Febri.

"Lebih dari 24 jam, Pak. Saya dijemput di rumah itu jam 9, sampai sana jam 12 malam. Eh, besokannya jam 4 subuh saya baru balik ke rumah, Pak," ujar Nova.

"Oh, bukan pada saat OTT-nya, tapi saat proses penyidikannya. Ada lagi enggak diperiksa selain yang pada saat OTT itu?" tanya Febri.

"Tidak," timpal Nova.

Nova juga sempat ditanya oleh tim pengacara terdakwa Irvian Bobby Mahendro terkait pemeriksaannya di KPK. Nova mengaku dalam kondisi tidak fit saat menjalani pemeriksaan panjang.

Menurut Nova, dia juga tidak tidur saat dicecar beragam pertanyaan oleh penyidik.

"Saudara saksi diperiksa berapa jam?" tanya pengacara Irvian.

"Lebih dari 24 jam," jawab Nova.

"Ada istirahatnya?" tanya pengacara Irvian

"Tidak ada Pak, saya nggak tidur," timpal Nova.

Irvian Bobby merupakan salah satu terdakwa dalam kasus korupsi sertifikasi K3. Dia disebut sebagai koordinator Asus tersebut dan dikenal dengan sebutan 'sultan' Kemnaker.

Total ada 11 terdakwa dalam kasus ini. Berikut ini identitasnya:

1. Eks Wamemaker Immanuel Ebenezer atau Noel
2. Fahrurozi, Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025
3. Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021 sampai Februari 2025
4. Subhan selaku Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020-2025
5. Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022
6. Irvian Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025
7. Sekarsari Kartika Putri selaku Subkoordinator Bidang Pengembangan Kelembagaan K3 pada Ditjen Binwasnaker dan K3
8. Anitasari Kusumawati selaku Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020
9. Supriadi selaku Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda selaku Subkoordinator Bidang Pemberdayaan Personel K3 pada Ditjen Binwasnaker dan K3
10. Miki Mahfud selaku pihak PT KEM Indonesia
11. Temurila selaku pihak PT KEM Indonesia

(ygs/whn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |