Instagram Menyerah, Berubah Total Setelah Ditekan Pemerintah

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Meta menyanggupi untuk membatasi akses pengguna remaja pada platformnya di Amerika Serikat (AS). Kebijakan ini diambil menyusul gugatan yang diajukan di hampir seluruh negara bagian atas tuduhan desain platform yang memicu kecanduan pada anak.

Keputusan tersebut mencakup pembatasan penggunaan aplikasi secara default. Pengguna di bawah usia 18 tahun akan dibatasi selama dua jam per hari, dikutip dari Reuters, Jumat (28/8/2026).

Selain pembatasan durasi, induk usaha Facebook dan Instagram itu juga menyepakati pembayaran denda atau penyelesaian sebesar US$18 miliar (Rp318 triliun).

Perubahan ini membuat berbagai negara lain meradang. Salah satunya adalah Australia, yang sebelumnya menjadi negara pertama di dunia yang mengeluarkan aturan pelarangan penggunaan media sosial bagi anak-anak.

Menteri Komunikasi Australia, Anika Wells, menyindir sikap Meta dengan menyatakan bahwa perusahaan sebenarnya memiliki sarana untuk melindungi kaum muda, tetapi memilih untuk tidak menggunakannya.

"Meta punya sarana melindungi kaum muda dari fitur yang memicu kecanduan, namun memilih tidak menggunakannya," ucap Wells.

Badan regulator Korea Selatan juga berharap langkah yang diambil oleh Meta ini dapat diterapkan di seluruh dunia untuk melindungi pengguna muda, bukan hanya di beberapa pasar tertentu saja.

Sementara itu, kesepakatan penyelesaian ini dinilai dapat membantu negara-negara lain yang berencana menerapkan aturan pembatasan serupa. Meta bahkan telah melakukan pertemuan dengan pemerintah Filipina untuk membahas hal tersebut.

Sekretaris Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi Filipina, Henry Aguda, mengatakan bahwa Meta dan Roblox berjanji untuk memperketat proses verifikasi usia, memperluas fitur kontrol orang tua, serta menerapkan batasan waktu penggunaan media sosial.

Meta juga dilaporkan telah mengisyaratkan kepada Otoritas Perlindungan Data Nasional Brasil keinginannya untuk membahas masalah keselamatan anak di internet dengan regulator setempat.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |