Jakarta, CNBC Indonesia - Perjalanan KRL Commuter Line lintas Duri-Tangerang dan KRL Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) terganggu pada Jumat (20/2/2026) pagi hingga siang hari ini, akibat adanya truk menemper KRL Bandara Soetta pagi tadi.
Truk menemper KRL Bandara dengan nomor perjalanan KA 806A sekitar pukul 06:05 WIB di jalur antara Stasiun Poris dengan Stasiun Batuceper, tepatnya di perlintasan dekat Stasiun Poris.
Bahkan, kejadian ini membuat KRL Bandara mengalami anjlok dan menghambat perjalanan KRL.
PT KAI Commuter pun masih melakukan rekayasa pola operasi KRL Duri-Tangerang hingga siang ini.
Hingga pukul 13:30 WIB, jalur antara Stasiun Poris dengan Stasiun Batuceper sudah dapat dilalui oleh KRL Commuter Line Duri-Tangerang menggunakan satu jalur.
"Saat ini pukul 13.30 WIB, perjalanan Commuter Line Tangerang dari arah Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang sudah bisa melintas dengan menggunakan satu jalur secara bergantian dengan kecepatan terbatas di lokasi," kata KAI Commuter melalui X resminya @CommuterLine.
KAI Commuter juga melakukan rekayasa pola operasi KRL Commuter Line dengan mengoperasikan KRL hanya sampai Stasiun Rawa Buaya dari Stasiun Duri.
"Rekayasa pola operasi, KRL Commuter Line dengan nomor KA 1958A (Duri-Tangerang) Perjalanan hanya sampai Stasiun Rawa Buaya, kembali sebagai KA 1961A (Rawa Buaya-Duri)," lanjut KAI Commuter.
Sementara itu, pola perjalanan KRL Bandara dari Manggarai ke Bandara Soetta maupun sebaliknya, masih dibatalkan perjalanannya.
"Perjalanan KA Bandara Soekarno-Hatta untuk sementara dibatalkan," terang KAI Commuter.
Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan saat terjadinya temperan, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi, termasuk terhadap seluruh penumpang dan petugas yang berada di KRL Bandara.
"Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi," ujar Karina dalam siaran pers, dikutip Jumat (20/2/2026).
Sediakan Transportasi Pengganti ke Bandara
KAI Commuter juga menyediakan transportasi pengganti bagi penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan ke bandara.
"Bagi pengguna KRL Commuter Line Bandara No. 806 yang akan menuju bandara, kami menyediakan transportasi pengganti untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta," lanjut Karina.
Saat ini, petugas masih melakukan proses awal evakuasi rangkaian kereta. KAI Commuter berkoordinasi dengan KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta dengan mengirimkan rangkaian kereta penolong ke lokasi kejadian.
Dengan adanya kejadian ini, KAI Commuter mengimbau calon penumpang yang hendak menuju bandara untuk sementara menggunakan alternatif transportasi lain.
"Atas kejadian tersebut kami melakukan rekayasa pola operasi dan pembatalan perjalanan Commuter Line. Kami mohon maaf atas kendala dan ketidaknyamanan yang timbul," jelas Karina.
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan pengembalian dana bagi penumpang yang sudah memiliki tiket Commuter Line Bandara Soetta.
"Bagi pengguna Commuter Line Basoetta yang telah memiliki tiket dapat melakukan refund dengan pengembalian 100% di stasiun-stasiun pemberhentian Commuter Line Bandara Soetta," ucapnya.
Foto: Petugas memeriksa kondisi rangkaian kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta yang anjlok di Poris, Kota Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Petugas memeriksa kondisi rangkaian kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta yang anjlok di Poris, Kota Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
(dce)
Addsource on Google

















































