Heboh Hutan Tiba-Tiba Muncul di Tengah Danau, Semalam Hilang lagi

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah pulau berhutan lebat tiba-tiba muncul di tengah danau buatan terbesar di Kanada, lalu menghilang tanpa jejak beberapa hari kemudian. Kejadian itu begitu misterius sehingga pihak berwenang awalnya mengira video yang beredar di media sosial itu adalah gambar AI.

Namun citra satelit membuktikan pulau itu benar-benar ada, hilang, lalu muncul kembali di tempat lain, dikutip dari laporan Futurism dan New York Times, Kamis (3/9/2026).

Kejadian itu bermula saat seorang pengunjung yang sedang berperahu memotret daratan berhutan yang tiba-tiba terlihat di tengah permukaan air Danau Williston, Provinsi British Columbia. Pulau itu tampak berukuran cukup besar, ditumbuhi pohon-pohon besar yang sudah dewasa seolah-olah telah berdiri di sana selama ratusan tahun. Luasnya diperkirakan mencapai sekitar satu hektar lebih besar dari lapangan sepak bola Kanada.

Ketika rekaman itu diunggah ke media sosial, banyak yang tidak percaya mata. Pihak berwenang pun awalnya menduga video itu palsu atau hasil buatan kecerdasan buatan yang kini makin sulit dibedakan dari kenyataan. Namun setelah citra satelit diperiksa, ternyata pulau itu benar-benar ada dan terlihat jelas di permukaan air.

Muncul, Hilang, Lalu Muncul Lagi di Tempat Lain

Pulau itu pertama kali terlihat sekitar pertengahan Juli 2026. Namun ketika diperiksa kembali pada tanggal 5 Agustus, pulau itu sudah tidak terlihat di citra satelit. Hilang sepenuhnya. Kemudian pada tanggal 15 Agustus, pulau itu muncul kembali bukan di tempat yang sama, melainkan sekitar 32 kilometer ke arah barat laut, kini mendekati tepi danau.

Perilaku pulau yang muncul dan berpindah itu sungguh membingungkan banyak orang. Bagaimana mungkin sebidang tanah berhutan bisa berpindah tempat mengapung di atas air?

Setelah meneliti perubahan permukaan air dan kondisi tepian danau, pihak pengelola bendungan BC Hydro akhirnya menemukan penjelasannya. Pulau itu bukan daratan yang menjulang dari dasar danau, melainkan gumpalan tanah, batang kayu, dan hutan yang lepas dari tepian danau lalu mengapung menjauh.

Karena permukaan air danau naik ke titik tertinggi dalam 14 tahun terakhir, gumpalan tanah yang tertahan di teluk terlindung itu akhirnya terangkat dan lepas. Di atas tumpukan kayu dan tanah yang tebal itu, pohon-pohon ternyata tetap tumbuh hidup, sehingga tampak persis seperti pulau biasa yang menjulang dari dasar danau.

"Kami dapat melihat dengan jelas bahwa gumpalan puing kayu beserta tumbuhan yang hidup di atasnya terangkat, lalu lepas dari tepian danau dan hanyut," ujar juru bicara BC Hydro, Bob Gammer. "Kemudian angin dan arus membawanya melayang ke tengah danau."

Saat pulau itu tampak "hilang", kemungkinan besar ia hanya hanyut mendekati tepian dan menyatu dengan daratan sehingga tidak lagi terlihat seperti pulau terpisah. Lalu hanyut kembali menjauh dan muncul di tempat lain.

Fenomena ini menjadi peringatan penting bagi pengelola waduk dan danau di Indonesia. Kenaikan permukaan air yang tidak biasa akibat curah hujan tinggi atau perubahan iklim dapat melepaskan gumpalan tanah dan hutan dari tepian waduk. Jika tidak dipantau, gumpalan hanyut seperti ini dapat menabrak bendungan, menyumbat saluran air, atau membahayakan perahu yang melintas.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |