Gubernur Pramono dan Kepala BGN Teken Nota Kesepakatan soal MBG

3 hours ago 2

Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara BGN dan Pemprov DKI di Balai Kota Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kolaborasi dalam bentuk nota kesepakatan tentang sinergi penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaan program MBG berjalan stabil, termasuk dari sisi pasokan bahan pangan.

"Baru saja kita menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara Badan Gizi Nasional Republik Indonesia dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk menindaklanjuti beberapa hal sesuai dengan arahan Bapak Presiden," kata Pramono seusai penandatanganan bersama Kepala BGN Dadan Hindayana di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengatakan warga tak perlu khawatir soal potensi kelangkaan pangan akibat kebutuhan besar program MBG. Menurut dia, BUMD DKI telah berpengalaman menjaga stabilitas pasokan dan harga.

"Kami meyakini tidak akan membuat kelangkaan di lapangan karena memang BUMD di Jakarta sudah mempunyai pengalaman yang panjang dan luar biasa. Jumlah konsumsinya kan relatif tidak mengalami kenaikan yang banyak," ungkapnya.

Ia menilai kerja sama ini justru memberi keuntungan bagi BUMD karena ada kepastian pembelian dalam jumlah terukur. Mekanisme detail pengadaan nantinya akan dijelaskan oleh tiap BUMD terkait.

BGN dan Pemprov DKI juga akan mengatur strategi pasokan menjelang Ramadan dan hari besar keagamaan, termasuk mengendalikan jenis komoditas yang dibeli program MBG agar tidak mengganggu kebutuhan pasar umum.

Kepala BGN menyebutkan salah satu poin penting dalam kesepakatan adalah pelibatan BUMD DKI Jakarta untuk mendukung pasokan dan pembiayaan kebutuhan program MBG seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Dengan akan bertambahnya SPPG yang beroperasi di Jakarta, saya kira isu rantai pasok akan menjadi sangat menarik. Salah satu poin di dalam kesepahaman itu adalah bagaimana BUMD Jakarta, termasuk dari sisi pembiayaan, dapat terus menjamin pemenuhan rantai pasok untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis," ujar Dadan.

Dadan memaparkan target pembangunan SPPG di Jakarta mencapai 804 unit. Saat ini sudah ada 475 SPPG yang beroperasi atau sekitar 60 persen dari target, serta 566 unit dalam tahap persiapan. Ia optimistis target tersebut segera tercapai karena dukungan infrastruktur di Jakarta.

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama ini akan cepat selesai karena seluruh infrastruktur di Jakarta sangat mudah dijangkau dan bisa dilaksanakan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Tonton juga video "BGN Siapkan 4 Mekanisme Penyaluran MBG di Bulan Puasa"

(bel/gbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |